Dinda Noviyanti
Universitas Katolik Parahyangan, Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Spiritualitas Pekerja Keras dan Integritas Belajar: Sebuah StudiĀ Fenomenologis pada Mahasiswa Semester Awal dan Lanjut di PerguruanĀ Tinggi Berbasis Nilai Spiritual Dendi Sugandi; Dinda Noviyanti; Neysa Syalifa Gladia; Mikael Dou Lodo; Edi Priyono
Sapientia Humana: Jurnal Sosial Humaniora Vol 6 No 01 (2026): 2026 JUNI
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jsh.v6i01.10543

Abstract

Integritas belajar tidak lagi sekadar dipandang sebagai kepatuhan terhadap aturan akademik, melainkan sebagai konstruksi holistik yang mencakup komitmen, konsistensi, dan kesungguhan dalam menghadapi proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan integritas usaha belajar antara mahasiswa semester awal dan tingkat lanjut, serta mengeksplorasi bagaimana spiritualitas pekerja keras berperan dalam mempertahankan atau menggerus kualitas komitmen akademik mereka. Menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 10 mahasiswa yang tersebar pada semester awal dan tingkat lanjut di sebuah perguruan tinggi swasta berbasis nilai spiritual di Indonesia (identitas institusi dan partisipan disamarkan sesuai kode etik publikasi). Analisis tematik mengungkapkan lima tema utama: (1) pergeseran epistemik semangat belajar dari idealisme menuju pragmatisme; (2) metamorfosis spiritualitas pekerja keras dari transendental menjadi fungsional; (3) beban multidimensi sebagai katalisator disorientasi makna; (4) integritas belajar yang bertransformasi dari panggilan jiwa menjadi kewajiban formal; dan (5) kebutuhan mendesak akan ruang jeda dan pemaknaan ulang. Temuan ini menunjukkan bahwa spiritualitas pekerja keras bukanlah variabel yang statis, melainkan dinamis dan sangat rentan terhadap tekanan eksistensial di tingkat lanjut. Penelitian ini menawarkan kebaruan teoretis dengan memperluas Self-Determination Theory ke dalam ranah spiritualitas eksistensial, serta memberikan implikasi praktis bagi perguruan tinggi untuk meredesain dukungan psikospiritual bagi mahasiswa tingkat lanjut