Angga Satya Bhakti
Sekolah Agama Katolik Negeri Pontianak

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Artificial Intelligence Dan Tantangan Mendasar Hidup Beragama Hendrikus Endar S; Angga Satya Bhakti
Sapientia Humana: Jurnal Sosial Humaniora Vol 6 No 01 (2026): 2026 JUNI
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jsh.v6i01.10544

Abstract

Fenomena Artificial Intelligence (AI) menghadirkan tantangan mendasar bagi hidup beragama. AI menantang fondasi religiositas manusia pada tiga ranah yaitu otoritas kebenaran, makna keberadaan, dan relasi dengan Yang Transenden. Nick Bostrom menunjukkan bahwa kemungkinan hadirnya superintelligence dapat mengguncang posisi istimewa manusia dalam kosmos. Jika kecerdasan tidak lagi menjadi ciri pembeda manusia, bagaimana iman memaknai kembali martabat dan tanggung jawabnya? Sementara itu, Yuval Noah Harari membaca munculnya “dataisme” sebagai kecenderungan baru yang mempercayakan kebenaran pada algoritma, seolah-olah suara ilahi digantikan oleh kalkulasi digital. Berhadapan dengan itu, John D. Caputo mengingatkan bahwa iman bukanlah kepastian teknis, melainkan sebuah tanggapan terhadap panggilan yang tak dapat direduksi oleh kalkulasi rasional. Kehadiran AI membawa disrupsi yang memaksa kita melihat kembali apa artinya menjadi “mahkluk beragama” atau menjadi ‘religius”. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah  (1) tantangan mendasar orang beragama menghadapi berkembangnya Artificial Intelligence saat  ini, (2) sikap kritis dan sikap iman seperti apa yang diperlukan berhadapan dengan tantangan tersebut. Sebagai kajian Filasafat Agama, penelitian ini  menggunakan metode studi  pusataka yang secara bertahap mengnaliasa secara kritis kedua tujuan penelitian di atas.