Ni Luh Gede Liswahyuningsih
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pelayanan Bakmi dan Bubur Ayam Djie Tjap dalam Meningkatkan Kepuasan Tamu Ni Putu Ayu Friska Damayanti; Kadek Feni Aryati; Ni Luh Gede Liswahyuningsih; Putu Agus Endra Susanta
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v8i1.10264

Abstract

The intense competition in the culinary industry in Seminyak, Bali, demands the provision of highquality service to ensure guest satisfaction. Bakmi dan Bubur Ayam Djie Tjap, as the target partner in implementing this Community Service Program, faced several operational challenges: limited staff communication skills, long waiting times, and inconsistent application of Standard Operating Procedures (SOP). This program aims to provide guidance on service strategies and analyze their impact on guest satisfaction. This study employs a qualitative method with a participatory approach conducted in three stages: initial situation analysis, SOP socialization and simulation training, and evaluation through observation, interviews, and online review analysis. The results show a significant improvement in staff communication skills and work behavior. Employees now apply SOP consistently, are more responsive, and act more politely toward guests. These improvements have a positive impact on service quality, as reflected by the increase in the Google Reviews score to 4.7 out of 5. In conclusion, this program is proven effective in improving service quality and guest satisfaction. It is recommended that regular internal evaluations be conducted to maintain the sustainability of service standards.
INTEGRASI BAHASA BALI DAN SENI PERTUNJUKAN TRADISIONAL DALAM PENDIDIKAN TINGGI MULTIKULTURAL Ni Luh Gede Liswahyuningsih
Batarirupa: Jurnal Pendidikan Seni Vol. 6 No. 1 (2026): Batarirupa: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/batarirupa.v6i1.7048

Abstract

Dalam era globalisasi, pendidikan tinggi menghadapi tantangan untuk mempertahankan identitas budaya lokal sekaligus membekali mahasiswa dengan kompetensi global yang relevan. Meskipun berbagai penelitian telah membahas internasionalisasi pendidikan tinggi dan pelestarian budaya lokal secara terpisah, kajian yang mengintegrasikan bahasa Bali dan seni pertunjukan tradisional sebagai strategi penguatan pendidikan tinggi multikultural masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi integrasi bahasa Bali dan seni pertunjukan tradisional, meliputi drama, tari, dan musik, dalam pengembangan pendidikan tinggi yang berorientasi pada nilai-nilai multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai literatur ilmiah, dokumen kebijakan, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif-interpretatif untuk mengidentifikasi konsep, strategi implementasi, serta kontribusi integrasi budaya lokal dalam konteks pendidikan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi bahasa Bali dan seni pertunjukan tradisional dapat diwujudkan melalui pengembangan kurikulum berbasis budaya, penguatan kegiatan ko-kurikuler dan ekstrakurikuler, penerapan pembelajaran kontekstual, serta peningkatan literasi budaya di lingkungan kampus. Strategi tersebut terbukti mampu memperkuat identitas budaya mahasiswa, meningkatkan kreativitas, kemampuan komunikasi, dan kesadaran antarbudaya, sekaligus memperkaya pengalaman akademik. Temuan ini menegaskan bahwa pelestarian budaya lokal di perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam menjaga warisan budaya, tetapi juga menjadi modal strategis untuk meningkatkan daya saing lulusan pada tingkat global.