Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pendapatan dan Switching value Usaha Pembibitan Seedling Anggrek Dendrobium di Kebun Anggrek Estie’s Orchid Shofaria Aprianti; Achmad Tjachja Nugraha; Dewi Rohma Wati
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Agribusiness, Social and Economic (JASE)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jase.v6i1.8592

Abstract

Usaha pembibitan seedling anggrek dendrobium merupakan tahapan yang penting karena menjadi input utama dalam melakukan pembesaran anggrek. Namun masih sedikitnya pelaku usaha yang membudidayakan dalam segmentasi pembibitan seedling dan minimnya penelitian pada segmentasi pembibitan menyebabkan kurangnya informasi bagi pelaku usaha dalam mengetahui apakah usaha pembibitan seedling tanaman anggrek dendrobium menguntungkan dan layak dijalankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya, penerimaan, pendapatan, analisis usaha dan switching value usaha pembibitan seedling anggrek dendrobium. Penelitian dilakukan di Kebun Anggrek Estie’s Orchid pada bulan Juli-September 2025. Metode analisis data yang digunakan yaitu struktur biaya, penerimaan, pendapatan, arus kas, Break Even Point (BEP), Net Present Value (NPV), Net B/C Ratio, Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, dan Switching Value. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha menghasilkan penerimaan sebesar Rp369.360.000 pertahun dan pendapatan Rp123.323.000. Analisis usaha meliputi: BEP unit sebanyak 11.123 bibit dan BEP rupiah sebesar Rp111.231.854, NPV sebesar Rp108.368.800, Net B/C 1,16, IRR 9,70%, dan Payback period 5,36 atau 5 tahun 4 bulan 10 hari. Analisis switching value menunjukkan usaha tetap layak dijalankan meskipun terjadi kenaikan harga bibit kompot hingga 8,56% dan penurunan jumlah produksi bibit seedling hingga 4,23%. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa usaha pembibitan seedling anggrek dendrobium menguntungkan dan layak dijalankan.
KETAHANAN PANGAN BERBASIS DIVERSIFIKASI PANGAN UNTUK KEBERLANJUTAN EKONOMI: ANALISIS BIBLIOMETRIK Muhamad Abien Pratama; Artika Sari Devi; Dzikri Adiathoriq; Dewi Rohma Wati
Jurnal Ilmiah Inovasi dan Komunikasi Pembangunan Pertanian Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Extension, Faculty of Agriculture, Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56189/jiikpp.v5i1.9

Abstract

Food security is a strategic global issue directly linked to human basic needs, social stability, and national economic sustainability. As an agrarian country, Indonesia faces major challenges due to its heavy dependence on rice as a staple food, which increases the vulnerability of the national food system. Food diversification has therefore become a key strategy to strengthen food security and economic sustainability by utilizing local food resources such as cassava, corn, sago, and tubers. This study employs a quantitative bibliometric analysis approach to map the development of research on food diversification and food security in Indonesia during the 2010–2024 period. Data were collected from Google Scholar, limited to relevant scientific articles indexed in SINTA, then exported in RIS format, curated using Mendeley, and analyzed through VOSviewer 1.6.20. The analysis covered publication trends, author collaboration networks, keyword co-occurrence, and thematic relationships. The results show a significant increase in publication output and citation performance over the past three decades, with an average of 11.35 citations per article and an H-index of 63, indicating a strong academic influence in this research domain. Keyword network visualization reveals that the most frequently studied themes include household food security, consumption diversification, local food innovation, and agricultural development strategies. Overall, this study demonstrates that research on food security based on food diversification in Indonesia is multidisciplinary and increasingly application-oriented, highlighting its growing role in strengthening local economies and informing sustainable food policy formulationl.