Penelitian Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran IPAS berbasis media interaktif Wayground yang valid, praktis, dan efektif. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah 36 murid kelas V-A SDN Pakis V Surabaya. Hasil kevalidan perangkat pembelajaran menunjukkan kualitas yang sangat baik berdasarkan penilaian para ahli, dengan persentase ahli media Wayground sebesar 92% (sangat valid), ahli materi 90% (sangat valid), modul ajar 87% (sangat valid), lember evaluasi 89% (sangat valid), serta instrumen dan rubrik penilaian sebesar 80% (valid), sehingga seluruh komponen dinyatakan sangat layak digunakan. Sementara itu, kriteria kepraktisan yang diukur melalui angket respon murid memperoleh hasil sebesar 90,27% (sangat praktis) dan observasi aktivitas murid mencapai total skor 46 (sangat praktis), menandakan perangkat ini mudah dan efisien diterapkan di kelas. Dari segi keefektivan, penggunaan media Wayground berhasil meningkatkan hasil belajar murid kelas V-A secara signifikan, terlihat dari kenaikan rata-rata skor dari pretest sebesar 63,33 menjadi posttest sebesar 89,58, yang diperkuat dengan perolehan indeks N-gain sebesar 0,71 (kategori tinggi). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran IPAS melalui media ineraktif Wayground di SDN Pakis V Surabaya terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar murid.