Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

A study of figurative languages in the poem Kepada Semua Perempuan yang Membawa Luka Hati written by Asma Nadia Rini Damayanti; Suprihatien Suprihatien
BAHASTRA Vol 41, No 1 (2021): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bahastra.v41i1.17346

Abstract

This study aims to better understand the meaning contained in a literary work and to recognize the various figurative languages or metaphors found in a literary work. The qualitative descriptive method used in this study is in the form of a review or text analysis of the poem Kepada Semua Perempuan yang Membawa Luka Hati written by Asma Nadia. This poetry study concludes that a woman is indeed demanded to be more courageous, more patient, and more tolerant in dealing with everything. The figurative language used by the author in writing the poem was also diverse, so it has represented several figurative languages that have been commonly used.
Pembelajaran Musik Kreatif Pada Siswa Inklusi di UPTD Ponsos Surabaya Erlin Kartikasari; Jarmani Jarmani; Suprihatien Suprihatien
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): Sipissangngi Volume 2, Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1240.419 KB) | DOI: 10.35329/sipissangngi.v2i1.2615

Abstract

UPTD Ponsos Kalijudan, Surabaya merupakan Unit Pelaksana yang melindungi dan memberdayakan siswa inklusi di Surabaya. Selain itu UPTD Ponsos Kalijudan juga menjadi rumah bernaung bagi para siswa inklusi di Surabaya. UPTD Ponsos Kalijudan menjadi tempat untuk mengembangkan kretivitas siswa inklusi terutama di bidang seni dan budaya. Melalui pembekalan di bidang seni dan budaya diharapkan siswa-siswa inklusi di UPTD Ponsos Kalijudan dapat menyalurkan bakat dan minatnya. Permasalahan yang dihadapi mitra pengabdian masyarakat, para siswa inklusi di UPTD Ponsos Kalijudan adalah belum tersedianya: 1) Wadah untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang musik kratif. 2) Guru atau pendamping yang mengajarkan cara bermain musik kreatif. 3) Rasa percaya diri untuk tampil bermain musik di depan umum. Solusi permasalahan adalah 1) pengusul bekerjasama dengan UPTD Ponsos Kalijudan memberikan wadah untuk menyalurkan minat dan bakat siswa inklusi di bidang bermain musik kreatif. Hal tersebut selaras dengan tugas dan fungsi UPTD Ponsos Kalijudan untuk melakukan pendampingan pada siswa inklusi di bidang seni dan budaya. 2) memberikan pendampingan dan menjadi guru pengajar bagi siswa-siswa berkebutuhan khusus di UPTD Ponsos Kalijudan. 3) melakukan pendampingan dan menfasilitasi siswa-siswa inklusi untuk dapat tampil di depan umum mementaskan karya bermain musik kreatif yang telah digarapnya.
Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing terhadap Hasil Belajar Materi Perubahan Energi pada Siswa Kelas III SDN Asemrowo Surabaya Anna Roosyanti; Regita Pramesti Hapsari Hapsari; Suprihatien Suprihatien
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2022): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v3i1.164

Abstract

Model Pembelajaran Snowball Throwing dapat diterapkan di Sekolah Dasar untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Snowball Throwing terhadap hasil belajar materi Perubahan Energi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Asemrowo Surabaya yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas III-A sebagai kelas kontrol dengan jumlah 30 siswa dan kelas III-C sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 30 siswa. Hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji homogenitas, uji normalitas, dan uji t. Berdasarkan hasil analisis didapatkan hasil bahwa sig (2-tailed) yaitu sebesar 0,002 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Snowball Throwing terhadap hasil belajar materi Perubahan Energi pada siswa kelas III SDN Asemrowo Surabaya.
Akun Fufufafa dalam Video Youtube Abraham Samad SPEAK UP (Analisis Wacana Kritis Teun Van Dijk) Sueb Sueb; Suprihatien Suprihatien
Aksara Vol 37, No 1 (2025): AKSARA, EDISI JUNI 2025
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v37i1.4780.92-105

Abstract

The viral phenomenon of the fufufafa account that has been discussed by the public has led to various interpretations in the digital space. This research aims to describe how the fufufafa account discourse in the Abraham Samad SPEAK UP talk show program on YouTube. This research uses a descriptive qualitative approach with data sources in the form of videos from the Abraham Samad SPEAK UP YouTube channel that discuss the topic of the fufufafa account. Data was collected through observation and documentation techniques, then analyzed using the critical discourse analysis approach of Teun A. Van Dijks model, which includes three main dimensions of text analysis, social cognition, and social analysis. The results showed that in the text analysis dimension, the discourse is built through macro structure (theme), superstructure (schematic), and micro structure which includes syntactic, semantic, stylistic, and rhetorical elements. In the social cognition dimension, schemas such as person schema, self schema, role schema, and event schema are found that shape the speakers' perspective on issues. Meanwhile, in the social analysis, there are power relations and control over access to information that influence the framing of discourse. These findings show how digital media shapes the construction of meaning through language. AbstrakFenomena viralnya akun fufufafa yang ramai diperbincangkan publik telah menimbulkan beragam penafsiran di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wacana akun fufufafa dalam program talkshow Abraham Samad SPEAK UP di YouTube. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa video dari kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP yang membahas topik akun fufufafa. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan pendekatan analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk, yang mencakup tiga dimensi utama analisis teks, kognisi sosial, dan analisis sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi analisis teks, wacana dibangun melalui struktur makro (tema), superstruktur (skematik), dan struktur mikro yang mencakup unsur sintaksis, semantik, stilistik, dan retoris. Kemudian pada dimensi kognisi sosial, ditemukan skema-skema seperti skema person, skema diri, skema peran, dan skema peristiwa yang membentuk cara pandang narasumber terhadap isu. Sementara itu, pada analisis sosial, terlihat adanya relasi kuasa dan kendali akses terhadap informasi yang turut memengaruhi pembingkaian wacana. Temuan ini memperlihatkan bagaimana media digital membentuk konstruksi makna melalui bahasa.
Sosialisasi Pencegahan Pernikahah Anak di Bawah Umur di Kecamatan Jonggat Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat Savitri Suryandari; Erlin Kartikasari; Noviana Desiningrum; Reza Syehma Bahtiar; Suprihatien Suprihatien
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i2.96

Abstract

Kasus pernikahan dini di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat tercatat semakin meningkat. Pada tahun 2022 terdapat 85 kasus yang masuk di UPTD PPA Kabupaten Lombok Tengah berkaitan dengan permohonan dispensasi menikah pada pasangan di bawah umur. Faktor budaya dan penggunaan media sosial memegang peranan penting terhadap tingginya kasus pernikahan anak di Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Selain itu, budaya kawin lari (Merariq) juga sangat menentukan meningkatnya pernikahan anak di bawah umur di kecamatan ini. Berdasarkan fenomena tersebut Tim Pengabdi dari PGSD, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya bermitra dengan Pemerintah Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat turut berkontribusi menekan angka pernikahan anak usia dini di Kecamatan Jonggat. Berdasarkan uraian tersebut maka, permasalahan yang dihadapi mitra pengabdi adalah 1) terbatasnya SDM di Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat yang melakukan sosialisasi pencegahan pernikahan anak; 2) belum tersedianya tim konseling terhadap anak-anak di Kecamatan Jonggat, utamanya anak-anak jenjang Sekolah Dasar. Solusi yang akan dilakukan tim pengabdi bekerjasama dengan pemerintah di Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat adalah 1) memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan siswa usia Sekolah Dasar mengenai dampak pernikahan anak; 2) melakukan konseling penanganan dan pencegahan penikahan anak kepada siswa Sekolah Dasar. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode hybrid, yaitu secara luring dan daring. Sosialisasi secara luring diberikan kepada warga masyarakat umum dan orang tua siswa, sedangkan pelaksanaan secara daring dilakukan kepada para siswa SDN 3 Puyung Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Exploring the Use of Natural-Material Media in Indonesian Language Learning to Enhance Children’s Creativity Suprihatien Suprihatien; Elsa Wahyu Ningrum
Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 1 (2026): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v11i1.4438

Abstract

This study explores how the use of natural-material media enhances children’s creativity and linguistic expression in Indonesian language learning. Employing a qualitative phenomenological approach, data were collected through classroom observations, student interviews, and documentation of creative language and art artifacts. The findings reveal that natural materials—such as leaves, twigs, stones, and sand—serve as effective learning media that stimulate sensory engagement, imagination, and collaboration. Students demonstrated higher levels of originality, persistence, and expressive language use when describing and narrating their creations compared to conventional classroom activities. These nature-based experiences fostered intrinsic motivation and emotional engagement, reflecting the principles of Self-Determination Theory and Csikszentmihalyi’s concept of flow. The study also supports constructivist and sociocultural learning perspectives, showing that creative interaction with natural materials enables students to construct meaning actively and collaboratively. Moreover, the activities promoted ecological awareness and empathy, aligning with the goals of Education for Sustainable Development (ESD). The integration of natural-material media in Indonesian language learning thus provides a holistic educational experience that unites cognitive, emotional, linguistic, and ecological dimensions. Educators are encouraged to adopt nature-based strategies to cultivate creativity, imagination, and environmental consciousness, creating meaningful language learning experiences rooted in both culture and nature.