Kecemasan selama kehamilan merupakan masalah psikologis yang sering dialami ibu hamil, terutama pada trimester II dan trimester III akibat perubahan fisik dan emosional serta kekhawatiran menghadapi persalinan. Studi pendahuluan di PMB Lasmitasari, S.ST., Bdn menunjukkan 7 dari 10 ibu hamil (70%) mengalami kecemasan berupa gelisah, tegang, gangguan tidur, dan ketakutan terhadap persalinan maupun kondisi janin. Prenatal yoga dan hypnobirthing merupakan metode nonfarmakologis yang dapat membantu ibu mencapai kondisi relaks dan mengurangi kecemasan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga dan hypnobirthing terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester II dan III di PMB Lasmitasari S.ST., Bdn. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest . Sampel berjumlah 38 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling . Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan dianalisis dengan uji Paired T-Test . Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kecemasan sebelum intervensi sebesar 16,16 ± 7,74 dan setelah intervensi menurun menjadi 9,34 ± 5,29 dengan nilai t=8,636 dan p 0,000 (?<0,05). Terdapat pengaruh prenatal yoga dan hypnobirthing terhadap penurunan tingkat kecemasan ibu hamil trimester II dan trimester III. Semakin rutin ibu hamil mengikuti prenatal yoga dan hypnobirthing maka tingkat kecemasan akan semakin menurun. Oleh karena itu, tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan promosi kesehatan mengenai manfaat prenatal yoga dan hypnobirthing bagi ibu hamil Kata kunci: Kecemasan, Prenatal Yoga, Hypnobirthing, Ibu Hamil