Urgensi penelitian ini adalah perlunya mengkaji konsep-konsep IPA yang terkandung dalam novel Bulan sebagai alternatif media literasi sains yang kontekstual dan menarik untuk mendukung pembelajaran IPA. Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 menunjukkan kemampuan literasi sains peserta didik di Indonesia relatif rendah, terbatas pada penguasaan fakta ilmiah sederhana. Pemanfaatan sastra, seperti novel Bulan karya Tere Liye, dapat menjadi media belajar sains yang kontekstual dan imajinatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep IPA dalam novel Bulan karya Tere Liye dan potensinya sebagai media pembelajaran IPA untuk melatih literasi sains peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis isi terhadap novel berdasarkan konsep IPA dan kesesuaiannya dengan capaian pembelajaran IPA Fase D serta buku teks IPA SMP. Konsep IPA yang ditemukan dikategorikan ke dalam tiga indikator literasi sains, yaitu menjelaskan fenomena ilmiah, melakukan penyelidikan ilmiah, dan mengevaluasi informasi ilmiah. Hasil analisis menunjukkan bahwa novel Bulan karya Tere Liye memuat beragam konsep IPA yang disajikan secara naratif dengan penjelasan yang disederhanakan. Selain itu, sebagian besar konsep IPA yang ditemukan merepresentasikan indikator pertama literasi sains, sementara indikator kedua tidak ditemukan dan indikator ketiga muncul terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa novel Bulan memiliki potensi sebagai media pembelajaran IPA yang dapat membantu memperkuat pemahaman konseptual peserta didik, meskipun pemanfaatannya perlu diintegrasikan dengan strategi lain supaya seluruh indikator literasi sains dapat terlatih secara komprehensif.