Linda Dwi Saputri
Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Melawi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PERMAINAN KELERENG TERHADAP MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Mirnawati; Linda Dwi Saputri; Novika Lestari
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v6i2.4636

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan kelereng terhadap minat belajar matematika siswa. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif, dengan sampel penelitian adalah siswa kelas VIII B berjumlah 27 siswa. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen (pre-eksperimental) dengan desain penelitian one grup pretest-posttest design. Instrumen penelitian ini menggunakan angket (kuesioner) dan tes dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner) dan soal tes hasil belajar matematika siswa. Teknik analisis data menggunakan method of successive interval (MSI), uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh permainan kelereng terhadap minat belajar matematika siswa. Pengaruh dapat dilihat dari hasil uji Paired Sample t-Test pada data angket yang menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,007 (< 0,05), dengan rata-rata selisih skor pretest dan posttest sebesar -3,815. Hasil uji Paired Sample t-Test pada data soal hasil belajar menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000, dengan rata-rata selisih sebesar -49,74074, yang berarti terjadi peningkatan yang sangat signifikan pada skor setelah perlakuan. Hasil uji Paired Sample t-Test signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,007 dan 0,000 (< 0,05) menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh permainan kelereng terhadap minat belajar dan hasil belajar matematika siswa.   Kata Kunci: Permainan kelereng, minat belajar matematika siswa.    Abstract : The purpose of this study was to determine the effect of marbles games on students' interest in learning mathematics. This research method is a quantitative research method, with a sample of 27 students of class VIII B. This type of research uses experimental research (pre-experimental) with a one group pretest-posttest design research design. This research instrument uses a questionnaire and a test with data collection techniques using a questionnaire and test questions on students' interest in learning mathematics. The data analysis technique uses the method of successive interval (MSI), prerequisite tests and hypothesis tests. The results of the study show that there is an effect of marbles games on students' interest in learning mathematics. The effect can be seen from the results of the Paired Sample t-Test on the questionnaire data which shows a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.007 (<0.05), with an average difference in pretest and posttest scores of -3.815. The results of the Paired Sample t-Test on the learning interest data showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000, with an average difference of -49.74074, which means there was a very significant increase in the score after treatment. The results of the Paired Sample t-Test significance (Sig. 2-tailed) of 0.007 and 0.000 (<0.05) indicate that the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (Ho) is rejected, so it can be concluded that there is an influence of marble games on students' interest in learning mathematics.   Keywords: Marble games, students' interest in learning mathematics.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA ADAT NGUNDUH MENANTU SUKU DAYAK KENINJAL DI DESA TUMBAK RAYA Beni Saputra Anggau; Linda Dwi Saputri
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v6i2.5021

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep-konsep etnomatematika yang terdapat dalam adat ngunduh menantu suku Dayak Keninjal di Desa Tumbak Raya, Kecamatan Sayan, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian eksploratif dan metode etnografi. Subjek penelitian dipilih secara purposive, yaitu tokoh adat dan masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan prosesi adat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam adat ngunduh menantu terdapat berbagai konsep matematika, seperti bilangan dan operasi hitung, pengukuran, perbandingan dan proporsi, pola dan keteraturan, geometri, simetri, pembagian, serta penalaran logis. Konsep tersebut terlihat pada unsur adat seperti kain tungkau noik, ompung (banjang), tenda atau pentas, serta seserahan adat. Temuan ini menunjukkan bahwa budaya lokal memiliki potensi sebagai sumber pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna. Kata kunci: etnomatematika, adat ngunduh menantu, Dayak Keninjal, budaya lokal. Abstract: This study aims to explore ethnomathematical concepts found in the traditional ngunduh menantu ceremony of the Dayak Keninjal tribe in Tumbak Raya Village, Sayan District, Melawi Regency, West Kalimantan. This research used a qualitative approach with an exploratory design and ethnographic method. The research subjects were selected purposively, including customary leaders and community members involved in the traditional ceremony. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis used the Miles, Huberman, and Saldaña model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the ngunduh menantu tradition contains various mathematical concepts, including numbers and arithmetic operations, measurement, comparison and proportion, patterns and regularity, geometry, symmetry, division, and logical reasoning. These concepts are reflected in traditional elements such as the tungkau noik cloth, ompung (banjang), ceremonial tents or stages, and traditional offerings. The findings indicate that local culture has strong potential as a contextual and meaningful source for mathematics learning.  Keywords: ethnomathematics, ngunduh menantu tradition, Dayak Keninjal, local culture.