Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS POTENSI AKAD SALAM DAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH TERHADAP PEMBERDAYAAN EKONOMI PETANI KELAPA SAWIT WADAH KERJA ANTAR KELOMPOK (WKAK) DI KECAMATAN BATANG HARI LEKO Wisnu Hardinata; Muharir Muharir; Nova Yanti Maleha; Amir Salim
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh potensi akad salam dan literasi keuangan syariah terhadap pemberdayaan ekonomi petani kelapa sawit yang tergabung dalam Wadah Kerja Antar Kelompok (WKAK) di Kecamatan Batang Hari Leko. Latar belakang penelitian didasarkan pada masih terbatasnya akses petani terhadap pembiayaan formal, rendahnya literasi keuangan syariah, serta tingginya ketergantungan pada pembiayaan informal yang dapat melemahkan posisi ekonomi petani. Akad salam dipandang sebagai alternatif pembiayaan syariah yang relevan bagi sektor pertanian karena memberikan modal di awal produksi dengan penyerahan hasil panen pada waktu yang disepakati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada petani WKAK dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Variabel independen terdiri atas potensi akad salam dan literasi keuangan syariah, sedangkan variabel dependen adalah pemberdayaan ekonomi petani.Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi akad salam berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemberdayaan ekonomi petani. Literasi keuangan syariah juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemberdayaan ekonomi petani. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap pemberdayaan ekonomi petani WKAK di Kecamatan Batang Hari Leko. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan akses pembiayaan berbasis akad salam yang didukung oleh literasi keuangan syariah yang baik dapat memperkuat kemandirian usaha, meningkatkan akses modal, serta mendorong peningkatan pendapatan petani secara berkelanjutan.
The Influence Of Leadership And Compensation On Job Satisfaction From A Sharia Management Perspective Nova Yanti Maleha; Endah Dewi Purnamasari; Havis Aravik
AL-IQTISHADIYAH : EKONOMI SYARIAH DAN HUKUM EKONOMI SYARIAH Vol 11 No 1 (2025): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/iqt.v11i1.19943

Abstract

This study aims to examine the influence of leadership and compensation on employee job satisfaction at PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Area IV Palembang, both partially and simultaneously, within the framework of Sharia management. A quantitative approach was employed using a descriptive-associative method, with a saturated sample of all 53 employees. Data were collected through Likert-scale questionnaires and preliminary interviews and analyzed using multiple linear regression with SPSS version 25. The findings indicate that both leadership and compensation have a significant and positive impact on job satisfaction, whether assessed individually or jointly. The coefficient of determination (R² = 0.810) suggests that 81% of the variance in job satisfaction is explained by these two variables, with compensation exerting a stronger influence than leadership. These results are consistent with the Path-Goal Theory, Equity Theory, and Herzberg’s Two-Factor Theory. From the perspective of Sharia management, trustworthy leadership and fair, transparent compensation embody the principles of maqashid sharia, which emphasize justice, employee welfare, and dignity. This study highlights the effectiveness of ethically and spiritually grounded human resource practices in enhancing job satisfaction and fostering organizational well-being.
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KARIER SEBAGAI DETERMINAN KINERJA GURU PADA PONDOK PESANTREN LATANSA DARUSSALAM PALEMBANG Nova Yanti Maleha; Juanisa Iriani; Budi Arianto
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah -
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/esha.v12i1.1903

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelatihan dan pengembangan karier terhadap kinerja guru pada Pondok Pesantren Latansa Darussalam Palembang. Studi ini berangkat dari kebutuhan penguatan manajemen sumber daya manusia pendidikan pada lembaga pesantren, yang tidak hanya menuntut kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga keteladanan, kedisiplinan, dan internalisasi nilai religius dalam pembelajaran. Berbeda dari kajian kinerja guru pada sekolah umum, penelitian ini menempatkan pelatihan dan pengembangan karier sebagai dua instrumen kelembagaan yang saling melengkapi dalam membangun kompetensi, motivasi, loyalitas, dan profesionalisme guru pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian adalah seluruh 60 guru aktif Pondok Pesantren Latansa Darussalam Palembang, dan seluruhnya dijadikan responden melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (B = 0,315; t = 2,861; p = 0,006). Pengembangan karier juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (B = 0,509; t = 7,193; p < 0,001), serta memiliki pengaruh relatif lebih dominan. Secara simultan, pelatihan dan pengembangan karier berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (F = 42,530; p < 0,001) dengan nilai R² sebesar 0,599. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja guru pesantren perlu dilakukan melalui pelatihan berbasis kebutuhan dan sistem pengembangan karier yang transparan, terstruktur, serta selaras dengan budaya kerja pesantren.