agusti_hariadi muhammad_taib
Universitas Medan Area

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran NAA dan BAP Terhadap Induksi dan Pertumbuhan Kalus Pisang Barangan Secara In vitro: Review agusti_hariadi muhammad_taib; Ahmad Rafiqi Tantawi
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 2 (2026): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 10 (2) Juni 2026
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v10i2.17692

Abstract

Kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan tanaman yang efektif untuk menghasilkan bibit pisang barangan (Musa acuminata L.) dalam jumlah besar, seragam, dan bebas patogen. Induksi kalus sebagai tahapan penting dalam teknik ini sangat dipengaruhi oleh keseimbangan zat pengatur tumbuh (ZPT), khususnya auksin dan sitokinin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran konsentrasi Naphthalene Acetic Acid (NAA) dan Benzyl Amino Purine (BAP) terhadap induksi dan pertumbuhan kalus pisang barangan secara in vitro melalui pendekatan systematic literature review. Data dikumpulkan dari berbagai database ilmiah seperti Google Scholar dan ScienceDirect dengan rentang publikasi tahun 2015–2025. Dari 120 artikel yang ditemukan, sebanyak 25 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kombinasi NAA dan BAP memberikan respon pertumbuhan yang lebih efektif dibandingkan penggunaan tunggal. Konsentrasi BAP 3–9 mg/L meningkatkan proliferasi tunas, sedangkan NAA 0,5–2,5 mg/L berperan dalam induksi kalus dan pembentukan akar. Kombinasi optimal berada pada kisaran 1–2 mg/L NAA dan 3–6 mg/L BAP. Dengan demikian, keseimbangan auksin dan sitokinin menjadi faktor kunci dalam keberhasilan kultur in vitro pisang barangan.