M. Bonar Nauli Harahap
Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKSPLORASI NILAI-NILAI BUDAYA MANDAILING DI BAGAS GODANG RAJA NAJUNGGAL SEBAGAI LANDASAN PRAKTIK KONSELING LINTAS BUDAYA Aisah Simanjuntak; Sukatno Sukatno; Nadia Hermalia; Ardini Hayati Harahap; Nasywaa Aulia Siagian; Hasmaliya Sagala; Lilis Amelia Sari; Nanda Aulia Rizki; Aydil Saleh Harahap; M. Bonar Nauli Harahap
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 3 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2026.v11i3.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi nilai-nilai budaya Mandailing yang terdapat di Bagas Godang Raja Najunggal serta menganalisis relevansinya sebagai landasan praktik konseling lintas budaya. Bagas Godang Raja Najunggal merupakan rumah adat bersejarah yang menyimpan kekayaan simbol, tradisi, dan nilai-nilai luhur masyarakat Mandailing yang masih lestari hingga kini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara semi-terstruktur dengan penjaga Bagas Godang, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bagas Godang Raja Najunggal mengandung beragam nilai budaya Mandailing yang kuat, meliputi nilai kekerabatan (dalihan na tolu), nilai musyawarah mufakat, nilai religiositas, nilai keharmonisan dengan alam, serta nilai penghormatan terhadap leluhur. Nilai-nilai ini memiliki relevansi fungsional yang signifikan dalam praktik konseling lintas budaya, khususnya dalam membangun rapport, memahami dinamika keluarga, dan merancang intervensi yang kontekstual secara kultural. Penelitian ini menegaskan bahwa konselor yang memahami dan menginternalisasi nilai-nilai budaya lokal akan lebih efektif dalam membantu klien dari latar belakang Mandailing. Simpulan penelitian merekomendasikan agar nilai-nilai budaya Mandailing dijadikan referensi dalam pengembangan model konseling berbasis budaya lokal di Indonesia.