This Author published in this journals
All Journal THE COMMERCIUM
Ve Aufara Zuhra Suhadi
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Konten TikTok Akun @realityclubofficial sebagai Media Pemasaran Lagu "Am I Bothering You?" Ve Aufara Zuhra Suhadi; Vinda Maya Setianingrum
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan frekuensi kemunculan elemen bauran pemasaran (Product, Price, Place, dan Promotion) pada konten TikTok akun @realityclubofficial dalam memasarkan lagu “Am I Bothering You?”. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis isi deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 68 video promosi lagu yang diunggah pada periode 26 Mei 2023 hingga 25 Juli 2024. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria video yang memiliki lebih dari 250.000 penayangan, sehingga diperoleh 21 video sebagai sampel penelitian. Data dianalisis menggunakan coding sheet berdasarkan teori bauran pemasaran yang terdiri atas empat kategori dengan 20 indikator penelitian. Reliabilitas data diuji menggunakan rumus Ole R. Holsti dan memperoleh nilai sebesar 0,904 (90,4%), yang menunjukkan tingkat kesepakatan sangat tinggi antar coder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori Product (51,4%) dan Promotion (28,7%) merupakan kategori paling dominan dibandingkan kategori Place (15,5%) dan Price (4,2%). Dominasi kategori Product terlihat melalui penonjolan audio lagu, lirik, dan identitas visual band, sedangkan dominasi kategori Promotion ditunjukkan melalui penggunaan konten teaser, hashtag, dan challenge. Temuan penelitian menunjukkan bahwa TikTok dimanfaatkan sebagai media pemasaran digital yang berfokus pada penguatan branding lagu dan band melalui konten kreatif dan interaktif, sementara elemen harga dan distribusi cenderung tidak ditonjolkan secara eksplisit.