Perkembangan media siber mendorong perusahaan media untuk memiliki strategi komunikasi pemasaran yang efektif agar mampu bertahan di tengah persaingan industri digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran Beritajatim.com dalam mempertahankan operasionalnya sebagai media siber. Fokus penelitian diarahkan pada penerapan Integrated Marketing Communication (IMC) dalam mendukung keberlanjutan media. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi kepada pihak internal Beritajatim.com yang terlibat dalam pengelolaan redaksi, pemasaran, dan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Beritajatim.com menerapkan delapan elemen Integrated Marketing Communication (IMC), yaitu advertising, sales promotion, public relations, direct marketing, personal selling, event and experiences, interactive marketing, dan word of mouth. Strategi tersebut dijalankan melalui pemanfaatan website, media sosial, advertorial, kerja sama dengan klien, event, serta komunikasi langsung dengan mitra. Temuan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan operasional media siber tidak hanya bergantung pada produksi berita, tetapi juga pada kemampuan media membangun relasi bisnis, menjaga kredibilitas, dan memanfaatkan kanal digital secara terintegrasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Integrated Marketing Communication (IMC) membantu Beritajatim.com mempertahankan operasionalnya sebagai media siber. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan kuantitatif atau mixed methods agar efektivitas setiap elemen Integrated Marketing Communication (IMC) dapat diukur secara lebih mendalam.