Surya Pranata Marbun
Universitas Pembangunan Panca Budi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN KECERDASAN BUATAN (AI) DALAM MENDUKUNG KEBERLANJUTAN BISNIS BERBASIS ESG: STUDI KASUS PADA PT BANK CENTRAL ASIA TBK Alvinsyah Dharmawan; Cut Meutia; Dini Syarafina; Lory Lorensa Br. Situmorang; Lu'manul Hakim Matondang; Mutiara Sri Harta; M. Rafi Akbar Dirja; M. Ridho; Nadia Utami; Surya Pranata Marbun; Veronica Veronica; Yohana Pangaribuan; Meigia Nidya Sari
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 5 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i5.2026.%p

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan meningkatnya tuntutan terhadap praktik bisnis berkelanjutan berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi dua fenomena dominan dalam lanskap bisnis global saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran AI dalam mendukung keberlanjutan bisnis berbasis ESG pada PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi terhadap laporan tahunan dan laporan keberlanjutan BCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI berperan nyata dalam ketiga dimensi ESG BCA: pada dimensi environmental, AI berkontribusi melalui efisiensi manajemen kas ATM dan digitalisasi layanan yang mendukung paperless banking; pada dimensi social, AI memperluas inklusi keuangan dan meningkatkan kualitas layanan nasabah melalui fitur seperti Welma dan voice analytics; serta pada dimensi governance, AI memperkuat sistem deteksi kecurangan, pemantauan kepatuhan, dan transparansi pelaporan secara real-time. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BCA telah berhasil mengintegrasikan AI sebagai katalisator keberlanjutan bisnis berbasis ESG secara komprehensif dan dapat dijadikan model percontohan bagi perusahaan perbankan lain di Indonesia
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT KALBE FARMA TBK PERIODE 2020-2024 MENGGUNAKAN METODE DUPONT ANALYSIS Heriyati Chrisna; Cut Fitri Meutia Alawiyah; Alvinsyah Dharmawan Hasibuan; Fauzi Arbian; Surya Pranata Marbun
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 8 (2026): NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i8.2026.2349-2362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Kalbe Farma Tbk periode 2020–2024 menggunakan metode DuPont Analysis. Metode DuPont digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pengembalian ekuitas (Return on Equity/ROE) melalui tiga komponen utama, yaitu Net Profit Margin (NPM), Total Asset Turnover (TATO), dan Equity Multiplier (EM). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan PT Kalbe Farma Tbk selama lima periode pengamatan. Analisis dilakukan dengan menghitung masing-masing komponen DuPont untuk mengetahui perkembangan kinerja keuangan serta faktor yang memengaruhi perubahan ROE perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT Kalbe Farma Tbk selama periode 2020–2024 mengalami fluktuasi. Net Profit Margin (NPM) menjadi faktor yang paling dominan dalam memengaruhi perubahan ROE, terutama terlihat dari penurunan ROE pada tahun 2023 akibat menurunnya kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih. Sementara itu, Total Asset Turnover (TATO) menunjukkan peningkatan yang mencerminkan semakin efektifnya perusahaan dalam memanfaatkan aset untuk menghasilkan penjualan, sedangkan Equity Multiplier (EM) berada pada tingkat yang relatif stabil dan menunjukkan struktur modal yang konservatif dengan tingkat leverage yang rendah. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa kemampuan PT Kalbe Farma Tbk dalam meningkatkan Return on Equity lebih banyak dipengaruhi oleh faktor profitabilitas dibandingkan efisiensi penggunaan aset dan struktur modal. Metode DuPont Analysis mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai sumber perubahan kinerja keuangan perusahaan dibandingkan analisis rasio secara tunggal