Musfiq Alwan
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

JUDI ONLINE SEBAGAI BENTUK ANOMIE DALAM MASYARAKAT: STUDI KASUS REMAJA KELURAHAN PEGADUNGAN Musfiq Alwan; Septi Kuntari; Subhan Widiansyah
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 7 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i7.2026.%p

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena keterlibatan remaja dalam praktik judi online sebagai bentuk anomi di Kelurahan Pegadungan. Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah menciptakan perubahan sosial yang memengaruhi pola pikir, gaya hidup, serta cara remaja memandang kesuksesan. Di tengah tekanan ekonomi, keterbatasan akses pekerjaan, dan tingginya standar keberhasilan yang terbentuk melalui media digital, sebagian remaja memandang judi online sebagai alternatif instan untuk memperoleh keuntungan finansial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlibatan remaja dalam praktik judi online sebagai bentuk anomi dalam masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tujuh informan yang terdiri dari remaja, orang tua, dan tokoh masyarakat di Kelurahan Pegadungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan remaja dalam judi online dipengaruhi oleh faktor ekonomi, lingkungan sosial, media digital, dan faktor psikologis seperti rasa penasaran dan keinginan memperoleh uang secara cepat. Judi online kemudian dipandang sebagai solusi instan di tengah keterbatasan sarana yang sah untuk mencapai tujuan budaya berupa kesuksesan ekonomi. Kondisi tersebut menunjukkan adanya ketegangan struktural (strain) yang mendorong munculnya perilaku menyimpang sebagai bentuk adaptasi terhadap tekanan sosial. Selain itu, judi online juga menimbulkan dampak negatif pada aspek ekonomi, sosial, dan psikologis remaja, seperti utang, konflik keluarga, penarikan diri dari lingkungan sosial, serta ketergantungan bermain judi online