Ariyanti, Azzahra Tshani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Perubahan Hubungan Sosial Siswa Terisolir Melalui Layanan Konseling Individu: Kajian Kualitatif Hardianti, Sari; Junaidi; Mahyatun, Baiq; Ariyanti, Azzahra Tshani; Aulia, Hartati; Azizah, Silvia Nur; Nabila, Siti; Fatini, Laila
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/nx8z1351

Abstract

Hubungan sosial yang kurang harmonis di lingkungan sekolah dapat menyebabkan siswa mengalami keterasingan sosial atau menjadi siswa terisolir. Kondisi ini berdampak pada rendahnya partisipasi sosial, kesulitan berkomunikasi, serta menurunnya kepercayaan diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika perubahan hubungan sosial siswa terisolir setelah mendapatkan layanan konseling individu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas tiga siswa sekolah menengah (RP, AAZ, dan LYS) yang teridentifikasi mengalami keterasingan sosial berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan rekomendasi guru bimbingan dan konseling, serta diperkuat dengan instrumen sosiometri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling individu memberikan perubahan positif terhadap hubungan sosial siswa terisolir. Perubahan tersebut ditandai dengan meningkatnya kemampuan komunikasi interpersonal, keberanian berinteraksi dengan teman sebaya, keterlibatan dalam kegiatan kelompok, serta peningkatan rasa percaya diri. Dinamika perubahan berlangsung secara bertahap melalui empat fase utama, yaitu: (1) kesadaran diri, (2) pengembangan kepercayaan diri, (3) adaptasi sosial, dan (4) integrasi sosial. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa layanan konseling individu efektif membantu siswa terisolir membangun hubungan sosial yang lebih adaptif di lingkungan sekolah. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan kontribusi bagi guru bimbingan dan konseling dalam merancang intervensi individual yang terstruktur serta bagi sekolah dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif.