Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI KUALITAS UDARA BERDASARKAN INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA (ISPU) DI KEBUN JERUK PARK (TREE HOUSE) Falihah Rukmawati Jasmine; Tiara Jamilah Jilan; Muhammad Adnan Putra Ramadhan; Tri Winarno; Andika Febriajuri; Mohammad Idris Hamdala
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 5 (2026): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol5.2026.579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas udara terhadap nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di kawasan wisata terbuka Kebon Jeruk Park (Tree House), Jakarta Barat. Kawasan ini merupakan ruang terbuka yang dimanfaatkan masyarakat untuk rekreasi, sehingga kualitas udara menjadi faktor penting dalam menentukan tingkat kenyamanan dan kesehatan pengunjung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) Kebon Jeruk serta observasi lingkungan di sekitar lokasi wisata. Parameter kualitas udara yang dianalisis meliputi PM₂.₅, PM₁₀, CO, SO₂, NO₂, dan O₃ yang berkontribusi terhadap perhitungan nilai ISPU. Data tersebut kemudian dianalisis untuk mengetahui hubungan antara konsentrasi polutan dengan kategori ISPU di wilayah penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas udara di wilayah Kebon Jeruk cenderung berada pada kategori baik hingga sedang dengan nilai ISPU berkisar antara 47–48 pada kondisi tertentu, yang menunjukkan bahwa udara relatif aman bagi aktivitas luar ruangan. Namun demikian, fluktuasi kualitas udara tetap dipengaruhi oleh faktor aktivitas kendaraan bermotor, kepadatan penduduk, serta kondisi meteorologi. Parameter partikulat, terutama PM₂.₅, menjadi faktor dominan yang mempengaruhi peningkatan nilai ISPU di kawasan perkotaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kualitas udara memiliki pengaruh langsung terhadap nilai ISPU di kawasan Kebon Jeruk Park (Tree House), yang pada akhirnya berdampak pada kenyamanan dan kesehatan pengunjung. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian emisi serta pemantauan kualitas udara secara berkala guna menjaga kualitas lingkungan di kawasan wisata tersebut.