Apriana Apriana
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Mengenal Angkaa Menggunakan Media Alam Melalui Kegiatan Menghitung di Tamaan Kanak-Kanak Al-Ikhlas Batu Galing Rejang Lebong Provinsi Bengkulu Apriana Apriana; Rismareni Pransiska
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka pada anak usia dini melalui penerapan media alam dalam kegiatan menghitung di Taman Kanak-Kanak Al-Ikhlas Batu Galing, Rejang Lebong. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian melibatkan 15 anak Kelompok B dengan teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan yang signifikan, yaitu rata-rata pencapaian pada tahap pra-siklus sebesar 42,90% (kategori Mulai Berkembang), meningkat menjadi 63,73% pada Siklus I (kategori Berkembang Sesuai Harapan), dan mencapai 83,28% pada Siklus II (kategori Berkembang Sangat Baik) serta telah memenuhi kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Analisis per indikator menunjukkan bahwa kemampuan mengelompokkan benda berdasarkan jumlah mencapai pencapaian tertinggi sebesar 90,6%, sedangkan indikator membuat lambang angka dengan benar dan menjawab pertanyaan terkait angka menjadi aspek yang paling sulit dikuasai dengan pencapaian terendah sebesar 68,8%. Kesulitan tersebut disebabkan oleh tuntutan kematangan motorik halus yang belum sempurna serta kebutuhan kemampuan penalaran abstrak dan penguasaan bahasa yang masih terbatas pada anak usia 5–6 tahun. Peningkatan kemampuan ini didukung oleh teori perkembangan kognitif Jean Piaget pada tahap pra-operasional, di mana pemahaman konsep abstrak angka lebih efektif dibangun melalui interaksi langsung dengan benda konkret dari lingkungan alam sekitar.