Asrina Susi Yanti
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Kolase Bahan Alam di Tk Tribina Sungai Rimbang Kecamatan Suliki Kabupaten Lima Puluh Kota Asrina Susi Yanti; Rismareni Pransiska
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1329

Abstract

Kemampuan motorik halus merupakan salah satu aspek perkembangan yang perlu distimulasi secara optimal pada anak usia dini karena berperan penting dalam mendukung kesiapan belajar dan aktivitas sehari-hari. Hasil observasi di TK Tribina Sungai Rimbang Kecamatan Suliki menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak kelompok B masih belum berkembang secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan kolase dengan memanfaatkan bahan alam. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak kelompok B yang terdiri dari 3 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak pada setiap siklus. Pada tahap pra-siklus terdapat 60% anak berada pada kategori Belum Berkembang (BB) dan 40% pada kategori Mulai Berkembang (MB). Setelah penerapan kegiatan kolase pada siklus I, sebanyak 30% anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 40% Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan 30% Mulai Berkembang (MB). Pada siklus II terjadi peningkatan yang lebih baik, yaitu 30% anak berada pada kategori BSB, 50% kategori BSH, dan 20% kategori MB. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kolase berbahan alam efektif dalam meningkatkan koordinasi mata dan tangan, kelenturan jari, ketepatan gerakan, kerapian, penggunaan lem, serta kemandirian anak. Dengan demikian, kegiatan kolase menggunakan bahan alam dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini.