Biaya pakan yang tinggi merupakan kendala utama dalam budidaya ikan kakap putih (Lates calcarifer) di Keramba Jaring Apung (KJA), sehingga diperlukan strategi pemberian pakan yang lebih efisien tanpa mengurangi performa pertumbuhan ikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi pakan komersial dan ikan lemuru (Sardinella longiceps) terhadap efisiensi pakan dan pertumbuhan ikan kakap putih serta menentukan kombinasi pakan yang paling optimal. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas tiga perlakuan dan tiga ulangan, yaitu A (100% pakan komersial), B (75% pakan komersial + 25% ikan lemuru), dan C (50% pakan komersial + 50% ikan lemuru). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan berat mutlak, laju pertumbuhan spesifik (Specific Growth Rate/SGR), rasio konversi pakan (Feed Conversion Ratio/FCR), tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate/SR), dan kualitas air. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA pada taraf kepercayaan 95% yang dilanjutkan dengan uji Least Significant Difference (LSD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pakan memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan efisiensi pakan (p<0,05). Perlakuan B menghasilkan performa terbaik dengan pertumbuhan panjang mutlak 5,07 cm, pertumbuhan berat mutlak 50,5 g, nilai SGR 2,225% per hari, dan nilai FCR terendah sebesar 1,877 g/g. Tingkat kelangsungan hidup ikan berkisar 90–93%, sedangkan parameter kualitas air berada dalam kisaran optimal selama penelitian. Dengan demikian, kombinasi 75% pakan komersial dan 25% ikan lemuru merupakan formulasi yang paling efektif untuk meningkatkan efisiensi pakan dan pertumbuhan ikan kakap putih pada sistem Keramba Jaring Apung.