Narisya Nursabrina Prihantari
Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Sifat Material dan Preferensi Produk Tas sebagai Sarana Aktivitas Harian Mahasiswa Ari Dwi Krisbianto; Naila Maharani Vianahar; Laura Lam Ulina Br Panggabean; Narisya Nursabrina Prihantari
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/iptek_desain.v23i1.10549

Abstract

Abstrak—Pemilihan material merupakan faktor determinan dalam desain produk tas karena secara langsung memengaruhi fungsi, ergonomi, durabilitas, dan estetika produk. Mahasiswa sebagai pengguna aktif tas harian, dengan tajuk tugas kelas mata kuliah Bahan dan Proses “Inventarisasi Material "A Day in My Life" kelas Bahan dan Proses hari ini”, memiliki pola preferensi yang khas dan relevan untuk dikaji, terutama dalam konteks potensi keberlanjutan material. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi material dominan yang digunakan pada tas mahasiswa, menganalisis hubungan antara sifat material dan fungsi tas, serta mengetahui potensi daur ulang material yang digunakan berdasarkan persepsi mahasiswa. Metode yang diterapkan adalah deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif sederhana melalui survei terhadap pengguna tas aktif dengan responden peserta kelas Bahan dan Proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilon merupakan material paling dominan (35,5%), diikuti poliester (25,8%) dan kanvas (16,1%), sedangkan kulit asli dan kulit sintetik masing-masing hanya sebesar 6,5%. Sifat material yang paling diutamakan adalah kekuatan, dengan ketahanan jangka panjang sebagai alasan pemilihan utama. Profil tas mahasiswa secara keseluruhan dicirikan oleh atribut ringan, kuat, terjangkau dan ergonomis. Meskipun pertimbangan keberlanjutan belum menjadi faktor utama dalam pemilihan material, sebagian besar material yang digunakan, khususnya nilon dan poliester, tergolong dapat didaur ulang sehingga membuka peluang bagi pengembangan desain produk tas yang lebih berorientasi pada prinsip ekonomi sirkular.