Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Teknologi Informasi dan Stress Kerja Digital (Technostress): Tinjauan Psikologi SDM di Era Transformasi Digital Laila Azza Hanifah
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Percepatan transformasi digital pascapandemi mendorong adopsi teknologi informasi sekaligus memunculkan tantangan psikologis berupa technostress stres akibat ketidakmampuan individu menghadapi tuntutan teknologi. Artikel ini bertujuan untuk: memahami konsep technostress, menjelaskan dampaknya terhadap kesejahteraan dan kinerja SDM, serta menawarkan strategi pengelolaannya bagi organisasi modern. Berdasarkan tinjauan literatur, technostress terdiri atas pencipta dan penghambat stres, dengan lima dimensi yang terbukti menurunkan kesejahteraan, memicu kelelahan emosional, dan meningkatkan keinginan berpindah kerja. Pengaruhnya bersifat kontekstual, dipengaruhi faktor generasi dan budaya seperti pada karyawan Generasi Z di Indonesia. Strategi holistik yang direkomendasikan mencakup penguatan kapasitas individu, dukungan organisasional, dan desain teknologi ramah pengguna, agar transformasi digital menjadi peluang kesejahteraan, bukan sumber stres dan turnover.