Cindy Syaharani
Universitas Asahan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menentukan Sisi, Rusuk, Dan Titik Sudut Kubus Di SMP Kelas VIII Suci Ramayanti Sugeng; Aidilla Fitria Sari Siregar; Annisa Jalwa Br Panjaitan; Cindy Syaharani; Amanda Raina Sartika; Elfira Rahmadani
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 4 No. 2 (2026): JIMNU - JULI
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v4i2.705

Abstract

Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk kesalahan beserta faktor penyebabnya yang dialami siswa kelas VIII SMP ketika mengidentifikasi sisi, rusuk, dan titik sudut pada bangun kubus. Desain kualitatif deskriptif dipilih agar respons siswa dapat ditelaah secara mendalam tanpa adanya perlakuan atau manipulasi terhadap variabel penelitian. Sebanyak 30 siswa kelas VIII dijadikan subjek melalui teknik purposive sampling, dan 6 di antaranya dipilih untuk sesi wawancara semi terstruktur yang mewakili tiga tingkat kemampuan akademik, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes diagnostik tertulis, wawancara yang direkam, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi metode untuk menjaga keterpercayaan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,67% siswa melakukan setidaknya satu kesalahan dalam mengidentifikasi sisi kubus, 63,33% siswa melakukan kesalahan terkait rusuk, dan 36,67% siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi titik sudut secara tepat. Tiga kategori kesalahan yang dominan teridentifikasi, yaitu kesalahan konsep berupa kekeliruan mengidentifikasi unsur geometris, kesalahan visualisasi yang berkaitan dengan kesalahan membaca representasi tiga dimensi, dan kesalahan prosedural dalam menghitung komponen geometris secara sistematis. Faktor penyebab meliputi dimensi internal, terutama lemahnya pemahaman konsep dan rendahnya kemampuan penalaran spasial, serta dimensi eksternal seperti minimnya media pembelajaran dan dominasi strategi mengajar berbasis ceramah. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan pembelajaran geometri bangun ruang yang lebih eksploratif, konstruktivis, dan berbasis media di jenjang SMP. This study investigates the types and underlying causes of errors made by eighth-grade junior high school students when identifying the faces, edges, and vertices of a cube. A qualitative descriptive research design was employed to examine students' responses in depth without manipulating any research variables. Thirty students from the eighth grade were selected through purposive sampling, and six of them participated in semi-structured interview sessions representing three levels of academic ability: high, moderate, and low. Data were gathered using written diagnostic tests, audio-recorded interviews, and documentation. Analysis followed the interactive model proposed by Miles and Huberman, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing, with methodological triangulation applied to ensure the trustworthiness of findings. Results indicated that 46.67% of students committed at least one error in identifying cube faces, 63.33% made errors related to edges, and 36.67% had difficulty identifying vertices correctly. Three dominant error categories were identified: conceptual errors, visualization errors, and procedural errors. Causal factors encompassed internal dimensions, particularly weak conceptual understanding and limited spatial reasoning ability, and external dimensions, including insufficient instructional media and lecture-based teaching strategies.
Analisis Pemahaman Konep Matematis Mahasiswa Pada Materi Varians Diskrit Suci Ramayanti; Ananda Revalina; Cindy Syaharani; Muthia Dewi
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Menulis - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i2.999

Abstract

Studi ini dimaksudkan untuk meneliti pemahaman konsep matematis mahasiswa pada topik varians diskrit. Penelitian menerapkan metode kualitatif deskriptif dengan objek penelitian sebanyak 15 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika. Alat penelitian berupa tes tertulis yang terdiri dari dua soal, yakni soal non-kontekstual dan soal cerita. Soal pertama digunakan untuk menilai tiga indikator pemahaman konsep matematis, yaitu kemampuan menentukan nilai harapan, menghitung varians, dan menginterpretasikan makna varians, sedangkan soal kedua digunakan untuk menilai kemampuan menentukan nilai harapan dan menginterpretasikan makna varians. Data dianalisis melalui langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematis mahasiswa pada materi varians diskrit masih tergolong rendah. Mahasiswa umumnya mampu melakukan perhitungan nilai harapan dan varians secara prosedural, tetapi belum mampu menginterpretasikan varians sebagai ukuran penyebaran data terhadap nilai harapan. Indikator kemampuan menginterpretasikan makna varians merupakan indikator dengan tingkat pencapaian terendah. Temuan penelitian ini menunjukkan perlunya pembelajaran statistika yang menekankan pemahaman konsep dan kemampuan interpretasi untuk meningkatkan kualitas pemahaman matematis mahasiswa.