ABSTRACT The limited use of digital teaching materials in the Meeting Management course has caused students to rely heavily on conventional learning resources that are less flexible and do not adequately support independent learning. This study aimed to develop and evaluate the feasibility of a Google Sites-based digital pocketbook for the Meeting Management course. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, consisting of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The participants were 37 eleventh-grade students of the Office Management Program at SMKN 1 Lamongan. Product feasibility was assessed through expert validation involving material, language, and graphic design experts, followed by small-group and field trials. The validation results showed feasibility scores of 90.9% for content, 88.0% for language, and 93.3% for graphic design, all categorized as highly feasible. Student responses reached 81.4% in the small-group trial and 84.5% in the field trial, both classified as highly feasible. These findings indicate that the Google Sites-based digital pocketbook is feasible as a teaching material because it is practical, accessible, engaging, and supports more flexible learning in the Meeting Management course. ABSTRAK Keterbatasan penggunaan bahan ajar digital pada mata pelajaran Pengelolaan Rapat Pertemuan menyebabkan peserta didik masih bergantung pada bahan ajar konvensional yang kurang fleksibel dan belum sepenuhnya mendukung pembelajaran mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan buku saku digital berbasis Google Sites pada materi Pengelolaan Rapat Pertemuan. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian adalah 37 peserta didik kelas XI Manajemen Perkantoran 2 SMKN 1 Lamongan. Kelayakan produk dinilai melalui validasi oleh ahli materi, ahli bahasa, dan ahli grafik, kemudian diimplementasikan melalui uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan. Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan sebesar 90,9% pada aspek materi, 88,0% pada aspek bahasa, dan 93,3% pada aspek grafik dengan kategori sangat layak. Respons peserta didik pada uji coba kelompok kecil memperoleh persentase 81,4%, sedangkan uji coba lapangan mencapai 84,5%, yang keduanya termasuk kategori sangat layak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa buku saku digital berbasis Google Sites layak digunakan sebagai bahan ajar karena praktis, mudah diakses, menarik, dan mampu mendukung pembelajaran yang lebih fleksibel pada mata pelajaran Pengelolaan Rapat Pertemuan.