I Wayan Nias Astawa
Pendidikan Nonformal, Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Pendampingan Belajar Berbasis Scaffolding pada Keluarga Pesisir untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Anak I Wayan Nias Astawa; Novianty Djafri; Misran Rahman
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8444

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pendampingan belajar berbasis keluarga pesisir untuk meningkatkan motivasi belajar anak sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian terdiri atas 15 keluarga pesisir yang memiliki anak sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, Focus Group Discussion (FGD), dan validasi ahli. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk menilai kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas model yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan terdiri atas empat strategi utama, yaitu Embedded Scaffolding, Time Slot Micro Scaffolding, Delegated Scaffolding, dan Kelompok Belajar Keluarga Pesisir. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa model memiliki tingkat kelayakan yang sangat tinggi dengan skor ahli materi sebesar 96,88%, ahli bahasa 84,00%, dan ahli media 78,26%, dengan rata-rata kelayakan mencapai 86,38%. Kebaruan model terletak pada integrasi empat teknik scaffolding yang disesuaikan dengan karakteristik sosial-ekonomi keluarga pesisir sehingga memungkinkan keterlibatan orang tua dalam pendampingan belajar meskipun memiliki keterbatasan waktu. Hasil uji coba menunjukkan bahwa model mudah diterapkan oleh orang tua, meningkatkan keterlibatan keluarga dalam proses pendidikan anak, serta berdampak positif terhadap motivasi belajar anak sekolah dasar.