Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pendampingan belajar berbasis keluarga pesisir untuk meningkatkan motivasi belajar anak sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian terdiri atas 15 keluarga pesisir yang memiliki anak sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, Focus Group Discussion (FGD), dan validasi ahli. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk menilai kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas model yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan terdiri atas empat strategi utama, yaitu Embedded Scaffolding, Time Slot Micro Scaffolding, Delegated Scaffolding, dan Kelompok Belajar Keluarga Pesisir. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa model memiliki tingkat kelayakan yang sangat tinggi dengan skor ahli materi sebesar 96,88%, ahli bahasa 84,00%, dan ahli media 78,26%, dengan rata-rata kelayakan mencapai 86,38%. Kebaruan model terletak pada integrasi empat teknik scaffolding yang disesuaikan dengan karakteristik sosial-ekonomi keluarga pesisir sehingga memungkinkan keterlibatan orang tua dalam pendampingan belajar meskipun memiliki keterbatasan waktu. Hasil uji coba menunjukkan bahwa model mudah diterapkan oleh orang tua, meningkatkan keterlibatan keluarga dalam proses pendidikan anak, serta berdampak positif terhadap motivasi belajar anak sekolah dasar.
Copyrights © 2026