Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan presensi digital terhadap disiplin kerja dan kinerja pegawai di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau. Desain/metodologi/pendekatan – Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan literatur review sistematis terhadap 30 jurnal ilmiah yang relevan, diterbitkan antara tahun 2014 dan 2026. Temuan – Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa: (1) penerapan presensi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja pegawai; (2) disiplin kerja berperan sebagai variabel mediator yang menghubungkan presensi digital dengan kinerja pegawai; dan (3) kinerja pegawai meningkat secara substansial setelah implementasi sistem presensi digital yang terintegrasi dengan sistem penilaian kinerja berbasis elektronik. Keterbatasan penelitian – Keterbatasan kajian meliputi dominasi studi kualitatif, belum adanya penelitian spesifik pada aplikasi yang diteliti, serta keterbatasan kualitas dan kelengkapan metadata referensi. Implikasi – Implikasi praktis dari penelitian ini merekomendasikan agar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau mengoptimalkan sistem presensi digital yang ada dengan mengintegrasikannya pada mekanisme reward and punishment yang terukur, sehingga dampaknya terhadap kinerja dapat dimaksimalkan. Kebaruan – Temuan ini konsisten dengan teori kontrol sosial dan teori Technology Acceptance Model (TAM) yang menekankan bahwa penerimaan teknologi oleh pegawai akan mendorong kepatuhan terhadap aturan organisasi dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas kerja.