Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

LITERATUR REVIEW: PELANGGARAN ETIKA TEKNOLOGI INFORMASI KASUS KEBOCORAN DATA PADA MARKETPLACE DI INDONESIA Rizqi Saputri; Asmil Januar; Elkin Rilvani
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 11 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah pesatnya transformasi digital, data telah menjadi sumber daya utama yang menopang berbagai sektor, mulai dari bisnis, layanan publik, hingga pemerintahan. Marketplace menjadi salah satu bentuk nyata dari transformasi digital ini, di mana interaksi antara penjual dan pembeli dilakukan sepenuhnya secara daring. Namun, kemudahan yang ditawarkan oleh marketplace sering kali diiringi dengan permasalahan hukum, terutama terkait dengan keamanan data pribadi pengguna (Aryanti, 2023). Kebocoran data pribadi yang melibatkan jutaan pengguna marketplace di Indonesia menunjukkan masih lemahnya perlindungan hukum terhadap privasi digital. Kasus kebocoran data Tokopedia pada tahun 2020, kebocoran sekitar 91 juta data pengguna Tokopedia pada tahun 2020. Informasi penting seperti nama lengkap, alamat email, nomor telepon, hingga password hash diretas dan dijual melalui dark web. Peretasan ini diperkirakan terjadi pada Maret 2020 dan baru terungkap beberapa bulan kemudian setelah data tersebut diperdagangkan di forum daring. Profesional TI berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan informasi, memastikan integritas sistem, dan meminimalkan risiko yang dapat merugikan masyarakat. Prinsip-prinsip tersebut menekankan pentingnya tanggung jawab moral dan profesional dalam menangani data sensitif. Pelanggaran terhadap prinsip ini dapat menyebabkan kerugian besar, baik bagi individu maupun organisasi, serta merusak kepercayaan publik terhadap layanan digital.