Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RELIGIUSITAS SEBAGAI MODERATOR HUBUNGAN ANTARA KECANDUAN INTERNET DAN KESEHATAN MENTAL MAHASISWA Irfan Herdiyana Firmansyah; Fathimah Aulia Rahma; Muhammad Fadhlan Mu’tashim; Arina Shabrina
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 11 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecanduan internet menjadi isu yang marak di kalangan mahasiswa, ditandai penggunaan internet berlebihan dan sulit dikendalikan, yang berdampak pada aktivitas akademik maupun kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan depresi. Religiusitas diketahui memberi dampak positif terhadap kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan menguji apakah religiusitas berperan sebagai moderator dalam hubungan antara kecanduan internet dengan depresi, kecemasan, dan stres pada mahasiswa, menggunakan desain korelasional. Sebanyak 125 mahasiswa aktif S1 Universitas Muhammadiyah Bandung dipilih melalui teknik convenience sampling. Tiga instrumen digunakan: Internet Addiction Test (IAT) untuk mengukur kecanduan internet, Indonesian-Psychological Measurement of Islamic Religiousness (I-PMIR) untuk mengukur religiusitas, dan DASS-21 untuk mengukur depresi, kecemasan, dan stres. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan analisis moderasi PROCESS dari Hayes pada tiga model. Hasil menunjukkan religiusitas tidak memoderasi hubungan antara kecanduan internet dengan depresi, kecemasan, dan stres. Meski demikian, ditemukan korelasi negatif antara religiusitas dan kecanduan internet, yang berarti semakin tinggi religiusitas mahasiswa, semakin rendah kecenderungan kecanduan internetnya. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan intervensi berbasis nilai religius untuk mendukung kesehatan mental mahasiswa di era digital.