Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dialektika Eksistensial Generasi Z: Studi Fenomenologi Hermeneutik Pastoral-Pedagogis di Tengah Paradoks Digital Samuel Wicaksana Sibuea; Andreas Fernando; Wahju Astjarjo Rini
Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral Vol 6 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46408/vxd.v6i1.726

Abstract

Meskipun hidup sebagai generasi yang paling terkoneksi secara digital, Generasi Z justru menghadapi krisis isolasi eksistensial yang akut. Penelitian ini bertujuan menelusuri paradoks tersebut dengan mengeksplorasi pengalaman hidup (lived experience) Generasi Z guna merumuskan kerangka pastoral-pedagogis yang relevan dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK). Menggunakan desain fenomenologi hermeneutik, penelitian kualitatif ini melibatkan partisipan dari Rehobot College Community dan divalidasi melalui peer debriefing dengan pakar filsafat dan teologi. Temuan penelitian mengungkap empat tema eksistensial utama: (1) Nir-kerentanan, di mana ruang digital mengikis kedalaman relasi yang otentik; (2) pelarian estetis (aesthetic escapism), yang mencerminkan konflik antara realitas hidup dan citra maya; (3) kelumpuhan dalam memilih (choice paralysis), yang dipicu oleh kecemasan di tengah dunia yang serba tidak pasti; dan (4) penarikan diri secara spiritual (spiritual withdrawal), yang disebabkan oleh rasa malu dan distorsi konsep anugerah. Sebagai respons, penelitian ini mengusulkan "Kerangka Pastoral-Pedagogis Dialektis" meliputi pedagogi kerentanan, validasi pastoral, pedagogi pilihan, dan pastoral anugerah untuk mentransformasi kerapuhan remaja menjadi jati diri yang otentik di hadapan Tuhan.   Kata kunci: Generasi Z; Fenomenologi Hermeneutik; Pendidikan Agama Kristen; Kecemasan Eksistensial; Kerangka Pastoral-Pedagogis
Konflik Di Korintus, Damai Di PBB: Strategi Resolusi Konflik PaulusSebagai Kontribusi PAK Dalam Kerangka SDG 16 Ray Marshall Akay; Wahju Astjarjo Rini; Maruf Akbar
Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi strategi resolusi konflik Rasul Paulus ke dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK) kontemporer untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) 16 tentang perdamaian dan keadilan. Menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi literatur sistematis, penelitian ini menganalisis surat-surat Paulus kepada jemaat Korintus serta literatur terkait PAK dan SDG. Hasil penelitian mengidentifikasi beberapa strategi kunci Paulus dalam menangani konflik di Korintus, meliputi: penekanan pada kesatuan dalam keragaman, penggunaan otoritas apostolik secara bijaksana, pendekatan pastoral yang kontekstual, penekanan pada prinsip kasih, penggunaan retorika persuasif, dan dorongan aktif terhadap rekonsiliasi. Strategi-strategi ini menunjukkan relevansi signifikan dengan teori-teori resolusi konflik modern dan dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum PAK melalui pengembangan modul berbasis Alkitab, pembelajaran experiential, dan integrasi isu-isu kontemporer. Penelitian menemukan keselarasan antara strategi PAK berbasis Paulus dengan SDG 16, khususnya dalam membangun institusi yang efektif dan akuntabel, mempromosikan keadilan, serta menciptakan masyarakat yang damai dan inklusif. Meskipun implementasinya menghadapi tantangan dalam kontekstualisasi dan integrasi ke sistem pendidikan nasional, pendekatan ini menawarkan kerangka kerja yang berharga untuk pengembangan PAK yang responsif terhadap kebutuhan pembangunan berkelanjutan global.   Kata kunci: Resolusi konflik, rasul paulus, pendidikan agama kristen, SDG 16, pembangunan berkelanjutan