Syifa Azzahra
Gunadarma University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN POSITIVE EMOTION DALAM MENDORONG IMPULSE BUYING PADA SOSIAL COMMERCE TIKTOK SHOP Syifa Azzahra; Oktarina Nur Widyanti; Lies Handrijaningsih
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen (JUIIM)
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jzc49d06

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku konsumen dalam aktivitas belanja, khususnya melalui platform social commerce seperti TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh hedonic shopping value dan shopping lifestyle terhadap impulse buying serta menganalisis peran positive emotion sebagai variabel mediasi pada pengguna TikTok Shop. Fokus penelitian diarahkan pada perilaku konsumsi digital dalam konteks perdagangan elektronik interaktif. Penelitian ini terletak pada pengintegrasian positive emotion sebagai mekanisme mediasi dalam hubungan antara nilai belanja hedonis, gaya hidup belanja, dan perilaku pembelian impulsif pada ekosistem social commerce yang masih terbatas dieksplorasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen yang pernah melakukan pembelian di TikTok Shop. Teknik analisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) melalui pengujian model pengukuran dan model struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hedonic shopping value dan shopping lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap positive emotion dan impulse buying. Selain itu, positive emotion juga berperan sebagai mediator dalam memperkuat hubungan tersebut. Penelitian ini terletak pada ruang lingkup responden yang terbatas pada pengguna TikTok Shop, sehingga hasil belum dapat digeneralisasi secara luas. Implikasi penelitian ini dapat menjadi dasar bagi praktisi bisnis digital dalam merancang strategi pemasaran berbasis pengalaman emosional konsumen.