Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Profetik sebagai Paradigma Sistem Komunikasi Islam Kontemporer: Integritas Nilai Kenabian dalam Komunikasi Digital Ahmad Zein Daulay; Mohd. Rafiq
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.968

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menciptakan transformasi besar dalam sistem komunikasi masyarakat yang menghadirkan berbagai tantangan etis, sosial, dan spiritual bagi praktik komunikasi Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) untuk mengkaji komunikasi profetik sebagai paradigma sistem komunikasi Islam di era digital. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber pustaka berupa buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui proses reduksi, interpretasi, dan sintesis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi profetik memiliki landasan konseptual yang dibangun atas tiga pilar utama, yaitu humanisasi, liberasi, dan transendensi sebagai fondasi sistem komunikasi Islam kontemporer. Penelitian ini juga menemukan bahwa integrasi nilai-nilai profetik dengan sifat kenabian berupa ṣiddīq, amanah, tablīgh, dan faṭānah mampu membentuk model komunikasi digital yang etis, humanis, dan transformatif. Selain itu, komunikasi profetik terbukti relevan dalam menjawab berbagai persoalan komunikasi digital seperti disinformasi, ujaran kebencian, polarisasi sosial, dan komodifikasi agama di ruang digital. Analisis penelitian menunjukkan bahwa komunikasi profetik tidak hanya berfungsi sebagai kerangka etika komunikasi, tetapi juga sebagai paradigma sistem komunikasi Islam yang mampu mengintegrasikan dimensi moral, sosial, dan spiritual dalam praktik komunikasi modern. Temuan ini menegaskan pentingnya revitalisasi nilai-nilai kenabian dalam membangun ekosistem komunikasi digital yang berkeadaban. Dengan demikian, komunikasi profetik dapat diposisikan sebagai paradigma sistem komunikasi Islam kontemporer yang relevan, adaptif, dan aplikatif dalam menghadapi tantangan era digital.