Penelitian ini bertujuan untuk: 1) meneliti berbagai tantangan yang dihadapi oleh siswa kelas tujuh di SMP Swab PAB 19 Manunggal dalam menyelesaikan soal-soal aljabar melalui pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning/PBL); 2) memastikan faktor-faktor mendasar yang berkontribusi terhadap kesulitan siswa dalam memahami konsep aljabar. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif yang melibatkan 47 siswa kelas VII-1 dan VII-2 sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui penilaian soal-soal aljabar dan wawancara selanjutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa berada dalam kisaran sedang, dengan nilai rata-rata 71,3, nilai maksimum 98, dan nilai minimum 50. Tantangan yang dihadapi siswa meliputi kesulitan dalam memahami prinsip-prinsip aljabar dasar, menafsirkan soal naratif, mengembangkan model matematika, dan menerapkan teknik pemecahan masalah prosedural. Tantangan yang dihadapi berasal dari unsur internal, termasuk berkurangnya motivasi belajar, kurangnya minat pada materi pelajaran, dan kurangnya kemampuan dalam operasi aritmatika dasar. Selain itu, pengaruh eksternal turut berkontribusi terhadap kesulitan-kesulitan ini, seperti kurangnya ketersediaan soal latihan, strategi pembelajaran yang tidak efektif, dan ketidakpahaman siswa terhadap model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL). Oleh karena itu, sangat penting untuk menerapkan strategi pembelajaran yang lebih efektif, memberikan bimbingan intensif, dan memastikan latihan berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal aljabar.