Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PERBANDINGAN METODE PEMBELAJARAN GALLERY WALK DAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS IV SD PAB 17 PEMATANG JOHAR Mustika Sari; Ahmad Calam; Azizah Yusra Amaliyah Harahap
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan metode gallery walk dan picture and picture terhadap kemampuan berfikir kritis pada mata pelajaran bahasa indonesia di kelas IV SD PAB 17 pematang johar. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD PAB 17 pematang johar tahun ajaran 2025/2026 sebanyak 44 siswa dibagi menjadi dua kelas yaitu, kelas eksperimen 22 siswa dan kelas kontrol 22 siswa. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji TWO Way Anova. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian kemampuan berfikir kritis dan lembar observasi. Data dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, dan uji-t menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata postest siswa pada kelas eksperimen (38,81) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (32,22). Uji-t memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat perbandingan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran gallery walk  dapat dibandingkan secara positif terhadap kemampuan berfikir kritis bahasa indonesia siswa pada materi puisi.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA VISUAL POSTER DAN GAMBAR TERHADAP LITERASI SAINS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS IV SDN 058242 LANGKAT Nur Romadhani; Ahmad Calam; Azizah Yusra Amaliyah Harahap
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4832

Abstract

Penelitian ini didasari oleh rendahnya literasi sains siswa kelas IV SDN 058242 Langkat dalam pembelajaran IPAS, juga penggunaan media visual yang belum memadai pada poster dan gambar konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan media visual terhadap literasi sains siswa dan faktor-faktor pendukungnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode field research. Peserta atau subjek penelitian ini terdiri dari 6 siswa yang diambil secara sengaja berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah, juga seorang guru kelas IV. Teknik pengumpulan data berisi observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan media visual poster dan gambar berpengaruh positif pada indikator literasi sains siswa, terutama pada aspek pemahaman konsep sains, keterangan fenomena ilmiah, penerapan bukti ilmiah, dan komunikasi ilmiah. Sementara itu faktor pendukung berisi respons positif siswa, kecocokan media dengan materi, peran aktif guru, dan keterlibatan langsung siswa. Umumnya , literasi sains siswa terletak pada kategori sedang.
PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF PADA EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT UNTUK MENINGKATKAN MINAT OLAHRAGA DAN KARAKTER SPORTIVITAS SISWA SD Anggi Lubis; Ahmad Calam; Indah Syasmita
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul multimedia interaktif pada kegiatan ekstrakurikuler pencak silat untuk meningkatkan minat olahraga dan karakter sportivitas siswa kelas V SD IT Al-Hikmah. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek penelitian berjumlah 44 siswa kelas V SD IT Al-Hikmah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, validasi ahli, dan angket. Instrumen penelitian meliputi angket validasi ahli materi, angket validasi ahli media, angket respon siswa, serta angket sebelum dan sesudah penggunaan e-modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul multimedia interaktif yang dikembangkan memperoleh kategori sangat layak berdasarkan hasil validasi ahli materi dan ahli media. Selain itu, penggunaan e-modul mampu meningkatkan minat olahraga dan karakter sportivitas siswa yang terlihat dari peningkatan hasil angket sebelum dan sesudah penggunaan media. Siswa juga memberikan respon sangat baik terhadap e-modul karena memiliki tampilan menarik, mudah digunakan, serta dilengkapi video, gambar, animasi, dan kuis interaktif yang membantu memahami materi pencak silat secara lebih mudah. Dengan demikian, e-modul multimedia interaktif dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran pada kegiatan ekstrakurikuler pencak silat di sekolah dasar.
Penerapan Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Sikap Toleransi Siswa di SD PAB 4 Manunggal Kab. Deli Serdang Nurul Fadhila; Ahmad Calam; Ainul Marhamah Hasibuan
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan sikap toleransi siswa di SD PAB 4 Manunggal Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru PAI, kepala sekolah, dan siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña dengan bantuan perangkat lunak NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman sikap toleransi dilakukan melalui proses pembelajaran, pembiasaan, keteladanan guru, dan budaya sekolah. Nilai toleransi yang berkembang pada siswa meliputi sikap menghargai perbedaan pendapat, kerja sama dan gotong royong, menghormati ibadah dan keyakinan orang lain, serta menerapkan sopan santun dalam interaksi sosial. Kegiatan pembelajaran yang mendukung pembentukan sikap toleransi antara lain diskusi kelompok, pembelajaran kontekstual, kegiatan keagamaan bersama, dan pembiasaan sikap saling menghormati. Hasil analisis menunjukkan bahwa keteladanan guru dan budaya sekolah menjadi faktor utama yang mendukung internalisasi nilai toleransi pada siswa. Pendidikan Agama Islam di SD PAB 4 Manunggal berperan efektif dalam membentuk sikap toleransi siswa melalui integrasi nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran dan kehidupan sekolah sehari-hari.
Pengembangan Media Pembelajaran Powtoon Menggunakan Model Pengembangan ADDIE pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas III SDN 064007 Medan Tifany Muliani Putri; Ahmad Calam; Ainul Marhamah Hasibuan
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.806

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman peserta didik terhadap materi tanda baca serta penggunaan media pembelajaran yang masih terbatas pada PowerPoint sehingga kurang menarik dan kurang mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video berbasis Powtoon pada materi tanda baca untuk peserta didik kelas III SD Negeri 064007 Medan serta mengetahui tingkat kelayakan media yang dikembangkan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 21 peserta didik kelas III SD Negeri 064007 Medan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi, ahli media, ahli bahasa, serta angket respons guru dan peserta didik. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Powtoon yang dikembangkan memperoleh persentase validasi ahli media sebesar 89%, ahli bahasa sebesar 95%, dan ahli materi sebesar 88,3% dengan kategori sangat layak. Hasil implementasi menunjukkan respons peserta didik sebesar 95% dan respons guru sebesar 95% dengan kategori sangat layak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran video berbasis Powtoon layak digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi tanda baca serta mampu meningkatkan minat dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Media Powtoon dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Pengembangan LKPD Matematika Berbasis PBL untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas 6 SDN 106155 Tandam Hilir Eny Ramadhani; Ahmad Calam; Syahrina Anisa Pulungan
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.788

Abstract

This study aimed to develop a Problem-Based Learning (PBL)-based mathematics student worksheet (Lembar Kerja Peserta Didik/LKPD) that is valid, practical, and effective in improving the problem-solving skills of sixth-grade students at SDN 106155 Tandam Hilir on fraction topics. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the 4D development model, consisting of the define, design, develop, and disseminate stages. The research subjects included sixth-grade students, material experts, media experts, and classroom teachers. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and problem-solving ability tests. The data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques through validity, practicality, and effectiveness assessments. The findings indicated that the developed PBL-based mathematics worksheet met the feasibility criteria based on evaluations from material and media experts. The worksheet also received positive responses from teachers and students, indicating its practicality in classroom implementation. Furthermore, the use of the PBL-based worksheet improved students’ mathematical problem-solving abilities, as reflected in the increase in learning outcomes after the instructional process. Therefore, the developed PBL-based mathematics worksheet can be utilized as an innovative instructional material to support active, contextual, and student-centered mathematics learning in elementary schools.
Pengembangan Media Komik Sebagai Sarana Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Bagi Siswa Anisa Ihwani; Ahmad Calam; Fatmawati Fatmawati
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.890

Abstract

Kemampuan membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai peserta didik sekolah dasar karena menjadi fondasi dalam memahami berbagai materi pembelajaran. Hasil observasi di SD PAB 1 Klumpang menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan peserta didik kelas II masih rendah akibat penggunaan media pembelajaran yang kurang menarik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media komik sebagai sarana pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan peserta didik kelas II SD PAB 1 Klumpang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, lembar validasi, angket respons peserta didik, dan tes kemampuan membaca permulaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media komik memperoleh persentase validasi ahli materi sebesar 90,6%, validasi ahli media sebesar 93,75%, dan validasi ahli bahasa sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Hasil angket respons peserta didik memperoleh persentase 88,5% dengan kategori sangat praktis. Keefektifan media ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata peserta didik dari 60,5 pada pretest menjadi 86,7 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,66 yang termasuk kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut, media komik dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan peserta didik sekolah dasar.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Problem Based Learning (PBL) pada Materi Aljabar di Kelas VII SMP Swasta PAB 19 Manunggal Lisdawati Lisdawati; Ahmad Calam; Ainul Marhamah Hasibuan
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) meneliti berbagai tantangan yang dihadapi oleh siswa kelas tujuh di SMP Swab PAB 19 Manunggal dalam menyelesaikan soal-soal aljabar melalui pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning/PBL); 2) memastikan faktor-faktor mendasar yang berkontribusi terhadap kesulitan siswa dalam memahami konsep aljabar. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif yang melibatkan 47 siswa kelas VII-1 dan VII-2 sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui penilaian soal-soal aljabar dan wawancara selanjutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa berada dalam kisaran sedang, dengan nilai rata-rata 71,3, nilai maksimum 98, dan nilai minimum 50. Tantangan yang dihadapi siswa meliputi kesulitan dalam memahami prinsip-prinsip aljabar dasar, menafsirkan soal naratif, mengembangkan model matematika, dan menerapkan teknik pemecahan masalah prosedural. Tantangan yang dihadapi berasal dari unsur internal, termasuk berkurangnya motivasi belajar, kurangnya minat pada materi pelajaran, dan kurangnya kemampuan dalam operasi aritmatika dasar. Selain itu, pengaruh eksternal turut berkontribusi terhadap kesulitan-kesulitan ini, seperti kurangnya ketersediaan soal latihan, strategi pembelajaran yang tidak efektif, dan ketidakpahaman siswa terhadap model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL). Oleh karena itu, sangat penting untuk menerapkan strategi pembelajaran yang lebih efektif, memberikan bimbingan intensif, dan memastikan latihan berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal aljabar.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MEMAHAMI KONSEP PECAHAN DI KELAS III SD SWASTA NURUL QOMAR PERCUT SEI TUAN Maulida Fauzani; Ahmad Calam; Azizah Yusra Amaliyah Harahap
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa dalam memahami konsep pecahan di kelas III SD Swasta Nurul Qomar Percut Sei Tuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu orang guru kelas dan sepuluh siswa kelas III. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa dalam memahami konsep pecahan muncul pada beberapa aspek, yaitu memahami pecahan sebagai bagian dari keseluruhan, membedakan pembilang dan penyebut, merepresentasikan pecahan dalam bentuk gambar, serta membandingkan pecahan sederhana. Beberapa siswa masih memandang pecahan sebagai dua angka yang terpisah sehingga belum memahami hubungan antara bagian yang diambil dan keseluruhan bagian. Respons siswa selama pembelajaran juga menunjukkan bahwa siswa yang mengalami kesulitan cenderung pasif, ragu-ragu, dan membutuhkan bimbingan langsung dari guru. Faktor yang memengaruhi kesulitan siswa antara lain keterbatasan penggunaan media konkret, pembelajaran yang masih berpusat pada penjelasan guru, serta kurangnya pemahaman konsep dasar. Upaya guru dalam mengatasi kesulitan tersebut dilakukan melalui penjelasan ulang, penggunaan contoh konkret, pemberian latihan bertahap, bimbingan individual, dan motivasi belajar. Dengan demikian, pembelajaran pecahan perlu dirancang lebih konkret, visual, dan interaktif agar siswa dapat memahami konsep pecahan secara bermakna.