Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Efektivitas Manajemen Pengelolaan Dana Infak, Sedekah, dan Zakat dalam Mewujudkan Transparansi dan Akuntabilitas di Masjid Baiturrahman Desa Gunung Manobot Kecamatan Lubuk Barumun Muhammad Amsal Nasution; Khoirun Nisa Zein Lubis; Minni Lumanna Daulay; Romatua Jaya Nasution; Mhd Andri Saputra Hasibuan; Wilham Syaputra; Sopiah Hasibuan
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.1049

Abstract

Pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan tata kelola masjid yang profesional, transparan, dan akuntabel. Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola dana keagamaan sangat dipengaruhi oleh kualitas sistem manajemen yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas manajemen pengelolaan dana ZIS dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas di Masjid Baiturrahman Desa Gunung Manobot Kecamatan Lubuk Barumun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 30 responden yang terdiri atas pengurus masjid, jamaah, dan perangkat desa, serta didukung analisis dokumen keuangan periode 2023–2025. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan perhitungan persentase berdasarkan indikator efektivitas pengelolaan, transparansi, dan akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas pengelolaan dana ZIS memperoleh skor rata-rata 58,8% yang termasuk kategori cukup efektif. Aspek sistem pengelolaan memperoleh nilai 63,0% (efektif), sedangkan transparansi memperoleh nilai 55,0% dan akuntabilitas 57,0% yang keduanya masih berada pada kategori cukup efektif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kelemahan utama terletak pada sistem administrasi yang belum terstandar, keterbatasan publikasi laporan keuangan, serta belum optimalnya dokumentasi pertanggungjawaban. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), penerapan PSAK 109 dalam pencatatan keuangan, serta penyampaian laporan secara berkala kepada jamaah guna meningkatkan kepercayaan masyarakat dan kualitas tata kelola masjid.
Sosialisasi Pemberdayaan Ekonomi Pemuda dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Desa Manggis Rani Astria Silvera Harahap; Hotma Rini Hsb; Khairani Nasution; Muhammad Riski Taufik Hasibuan; Nur Jelita Harahap; Romatua Jaya Nasution; Wilda Anisah Lubis; Ari Prabowo
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 5 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i5.2958

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda merupakan permasalahan sosial yang tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga terhadap kehidupan sosial dan masa depan generasi muda. Upaya pencegahan perlu dilakukan melalui pendekatan yang mampu meningkatkan aktivitas positif dan kemandirian pemuda, salah satunya melalui pemberdayaan ekonomi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pemuda mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya pemberdayaan ekonomi sebagai salah satu upaya pencegahan di lingkungan desa Manggis. Metode pelaksanaan kegiatan PkM ini dilakukan melalui sosialisasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan pemberian motivasi mengenai pengembangan keterampilan serta pemanfaatan potensi ekonomi lokal. Peserta kegiatan adalah pemuda di lingkungan desa Manggis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai dampak penyalahgunaan narkoba dan pentingnya membangun aktivitas yang produktif. Peserta juga memperoleh pemahaman tentang peluang pengembangan keterampilan dan potensi ekonomi sebagai langkah dalam membangun kemandirian. Pemberdayaan ekonomi dapat menjadi salah satu pendekatan pendukung dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba karena mendorong pemuda untuk mengembangkan keterampilan, tanggung jawab, dan orientasi terhadap masa depan. Keberlanjutan kegiatan perlu didukung melalui pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, serta kerja sama antara pemuda, pemerintah desa, masyarakat, dan perguruan tinggi. Dengan demikian, pemberdayaan ekonomi pemuda dapat menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan desa Manggis yang produktif dan memiliki ketahanan terhadap penyalahgunaan narkoba.
Peran Mahasiswa Perbankan Syariah dalam Meningkatkan Literasi Ekonomi Syariah Masyarakat Masjid Baiturrahman Desa Gunung Manobot Kecamatan Lubuk Barumun Aminah Lubis; Nur Jannah Nasution; Enni Efrida Nasution; Nur Hakimah Akhirani Nasution; Romatua Jaya Nasution; Irma Yulistina; Dini Anggraini Hasibuan; Erni Khairani Nasution; M. Andri Saputra Hasibuan; Syahrial Rizki; Fitri Novita Daeli
Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inber.v4i3.1447

Abstract

This Community Service activity was carried out with the aim of increasing the community's sharia economic literacy through the role of students of the Sharia Banking Study Program at the Baiturrahman Mosque, Gunung Manobot Village, Lubuk Barumun District. The background of this activity is the low public understanding of the concept of sharia economics, the prohibition of usury, and the difference between the Islamic and conventional banking systems. The method used is qualitative descriptive with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The informants consisted of the Chairman of the Mosque, the Imam of the Mosque, and three members of the community. The stages of the activity include preparation, implementation of socialization, and evaluation. The socialization material includes the basic concepts of Islamic economics, the principle of prohibition of usury, the Islamic transaction system, and the introduction of Islamic banking products. The results of the activity showed an increase in public understanding after participating in the socialization, which was characterized by the ability to re-explain the material, activeness in discussions, and changes in perception of Islamic banking. The public is beginning to understand the fundamental differences between the sharia and conventional systems and the urgency of applying sharia principles in daily economic activities. This research confirms that mosques can function as an effective educational medium, while students play the role of agents of change that make a positive contribution to improving the community's sharia economic literacy.