Bullying merupakan salah satu permasalahan yang dapat mengganggu rasa aman, kenyamanan, dan proses interaksi peserta didik di lingkungan sekolah dasar. Upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini melalui edukasi yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait bullying dan dampaknya serta upaya pencegahan beserta sanksinya sebagai upaya penurunan kasus bullying. Metode edukasi yang kami lakukan yaitu melalui sosialisasi ke sekolah SD Negeri Tamiang. Sasaran program adalah siswa kelas VI (Enam). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi berlangsung secara interaktif dan memperoleh respons positif dari peserta didik. Siswa menunjukkan pemahaman mengenai berbagai bentuk bullying, termasuk perilaku mengejek, memberikan julukan yang tidak disukai, mempermalukan, mengucilkan, dan melakukan kekerasan fisik. Siswa juga memahami pentingnya saling menghargai, membantu teman, tidak ikut melakukan bullying, serta melaporkan tindakan mengejek kepada guru. Dukungan guru turut memperkuat keberlangsungan upaya pencegahan melalui pembiasaan sikap saling menghormati dan kepedulian antarsiswa. Dengan demikian, edukasi Stop Bullying salah satu upaya preventif dalam meningkatkan kesadaran peserta didik dan mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif, hingga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupannya sehari – hari dan bisa menjadi contoh yang baik untuk lingkungan sekitarnya.