Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pemberdayaan Ekonomi Pemuda dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Desa Manggis Rani Astria Silvera Harahap; Hotma Rini Hsb; Khairani Nasution; Muhammad Riski Taufik Hasibuan; Nur Jelita Harahap; Romatua Jaya Nasution; Wilda Anisah Lubis; Ari Prabowo
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 5 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda merupakan permasalahan sosial yang tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga terhadap kehidupan sosial dan masa depan generasi muda. Upaya pencegahan perlu dilakukan melalui pendekatan yang mampu meningkatkan aktivitas positif dan kemandirian pemuda, salah satunya melalui pemberdayaan ekonomi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pemuda mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya pemberdayaan ekonomi sebagai salah satu upaya pencegahan di lingkungan desa Manggis. Metode pelaksanaan kegiatan PkM ini dilakukan melalui sosialisasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan pemberian motivasi mengenai pengembangan keterampilan serta pemanfaatan potensi ekonomi lokal. Peserta kegiatan adalah pemuda di lingkungan desa Manggis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai dampak penyalahgunaan narkoba dan pentingnya membangun aktivitas yang produktif. Peserta juga memperoleh pemahaman tentang peluang pengembangan keterampilan dan potensi ekonomi sebagai langkah dalam membangun kemandirian. Pemberdayaan ekonomi dapat menjadi salah satu pendekatan pendukung dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba karena mendorong pemuda untuk mengembangkan keterampilan, tanggung jawab, dan orientasi terhadap masa depan. Keberlanjutan kegiatan perlu didukung melalui pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, serta kerja sama antara pemuda, pemerintah desa, masyarakat, dan perguruan tinggi. Dengan demikian, pemberdayaan ekonomi pemuda dapat menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan desa Manggis yang produktif dan memiliki ketahanan terhadap penyalahgunaan narkoba.
Edukasi Stop Bullying Sebagai Upaya Menciptakan Lingkungan Sekolah Dasar Yang Aman dan Nyaman di SD Negeri Tamiang Nurhalimah Harahap; Ariska Namora Hasibuan; Hotma Rini HSB; Kisva Rani Daulay; Nazipa Marhani Nasution; Nikmatul Hasanah Daulay; Puasa Donna Pasaribu
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 5 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan yang dapat mengganggu rasa aman, kenyamanan, dan proses interaksi peserta didik di lingkungan sekolah dasar. Upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini melalui edukasi yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait bullying dan dampaknya serta upaya pencegahan beserta sanksinya sebagai upaya penurunan kasus bullying. Metode edukasi yang kami lakukan yaitu melalui sosialisasi ke sekolah SD Negeri Tamiang. Sasaran program adalah siswa kelas VI (Enam). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi berlangsung secara interaktif dan memperoleh respons positif dari peserta didik. Siswa menunjukkan pemahaman mengenai berbagai bentuk bullying, termasuk perilaku mengejek, memberikan julukan yang tidak disukai, mempermalukan, mengucilkan, dan melakukan kekerasan fisik. Siswa juga memahami pentingnya saling menghargai, membantu teman, tidak ikut melakukan bullying, serta melaporkan tindakan mengejek kepada guru. Dukungan guru turut memperkuat keberlangsungan upaya pencegahan melalui pembiasaan sikap saling menghormati dan kepedulian antarsiswa. Dengan demikian, edukasi Stop Bullying salah satu upaya preventif dalam meningkatkan kesadaran peserta didik dan mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif, hingga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupannya sehari – hari dan bisa menjadi contoh yang baik untuk lingkungan sekitarnya.