Anisa Nur Rokhmah
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya WIwaha Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh perceived organizational support, compensation & career development terhadap keputusan job-hopping melalui job satisfaction sebagai variabel intervening pada karyawan Gen Z Anisa Nur Rokhmah; Suhartono Suhartono
Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis Vol. 4 No. 4 (2026): Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/cocreation.v4i4.2250

Abstract

Dunia usaha kesulitan mempertahankan karyawannya, terutama pekerja muda, karena fenomena perpindahan pekerjaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perpindahan pekerjaan, termasuk persepsi dukungan organisasi, kompensasi, dan peluang pengembangan karir, dan untuk mengidentifikasi peran mediasi kepuasan kerja. Kuesioner dibagikan kepada karyawan di seluruh Indonesia sebagai bagian dari metodologi kuantitatif penelitian ini. Memanfaatkan program SmartPLS, pendekatan PLS-SEM digunakan untuk pengolahan data. Kepuasan kerja dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh persepsi dukungan organisasi, kompensasi, dan pengembangan karir, menurut hasil penelitian. Hipotesis penelitian memperkirakan bahwa perpindahan pekerjaan akan dipengaruhi secara negatif oleh ketiga faktor tersebut, namun yang terjadi justru sebaliknya. Lebih jauh lagi, bertentangan dengan ekspektasi, Kepuasan Kerja memfasilitasi Job Hopping. Arah pengaruh positif dapat diberikan oleh kepuasan kerja sebagai variabel mediasi antara persepsi dukungan organisasi, kompensasi, dan pengembangan karir dan perpindahan pekerjaan. Kebahagiaan kerja dapat ditingkatkan dengan dukungan organisasi, remunerasi, dan pertumbuhan karir, menurut hasil penelitian ini. Namun demikian, ada situasi di mana peningkatan kepuasan kerja dapat mempunyai efek sebaliknya, yaitu mengurangi perpindahan pekerjaan dan berpotensi meningkatkannya.