Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Karyawan pada Warteg Ibu Dewi di Semarang Maulana Fajar Ramadhan; Suhartono Suhartono
Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance Vol. 4 No. 3 (2026): BENEFIT: Journal Of Business, Economics, and Finance
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/benefit.v4i3.1787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab penurunan kinerja karyawan di Warteg Ibu Dewi Semarang serta merumuskan strategi peningkatan kinerja yang berkelanjutan. Penelitian dilatarbelakangi oleh menurunnya omzet usaha dari Rp48,5 juta menjadi Rp35,8 juta, meningkatnya tingkat ketidakhadiran karyawan dari 6% menjadi 15%, serta bertambahnya keluhan pelanggan dari 4 menjadi 15 kasus per bulan selama periode 2022–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan kinerja karyawan dipengaruhi oleh enam faktor utama, yaitu ketiadaan sistem evaluasi kinerja yang formal dan terstruktur, ketidakjelasan indikator kinerja, pelaksanaan evaluasi yang tidak rutin, pemberian umpan balik yang kurang efektif, ketiadaan dokumentasi hasil evaluasi, serta keterbatasan manajerial dari pihak pemilik, meliputi kurangnya pengetahuan manajemen, keterbatasan waktu, tingginya beban kerja, dan ketergantungan pada karyawan. Berdasarkan temuan tersebut, strategi peningkatan kinerja yang direkomendasikan mencakup penerapan sistem evaluasi kinerja sederhana dengan indikator yang jelas, pemberian umpan balik yang konstruktif, pemberian insentif bagi karyawan berprestasi, serta pelatihan dan pembinaan karyawan secara berkala. Strategi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kinerja karyawan secara berkelanjutan dan berdampak positif terhadap kualitas layanan serta kinerja usaha.
Employee Engagement Group Rumah Makan di Yogyakarta Tahun 2024 Suhartono Suhartono; Awal Satrio Nugroho
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 19 No 1 (2026): Jurnal Manajemen Dirgantara, Juli 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56521/manajemen-dirgantara.v19i1.1618

Abstract

Human resources are a very important asset for companies. Good human resource management will produce good results for the company. Employee engagement is a relatively new term in human resource management. According to Tritch [1], employees who have engagement values are workers who are fully involved and enthusiastic in their work. Another view of employee engagement is expressed by Macey & Schneider [2], who state that employee engagement not only makes employees contribute more, but also makes them more loyal, thereby reducing their desire to leave the company voluntarily. Thomas [5] defines employee engagement as a stable psychological state resulting from the interaction between an individual and the environment in which they work. The factors or aspects that shape employee engagement, which are popularly developed by the Kenexa Employee Engagement Index (EEI) standard, are measured based on four components, namely Pride, Satisfaction, Advocacy, and Retention. The research population consists of all 330 employees of a restaurant group in Yogyakarta. This research is referred to as a population study because the entire population is used as the research sample [6]. Therefore, in this study, all employees will be the research sample (all employees will be given a questionnaire).
Pengaruh perceived organizational support, compensation & career development terhadap keputusan job-hopping melalui job satisfaction sebagai variabel intervening pada karyawan Gen Z Anisa Nur Rokhmah; Suhartono Suhartono
Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis Vol. 4 No. 4 (2026): Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/cocreation.v4i4.2250

Abstract

Dunia usaha kesulitan mempertahankan karyawannya, terutama pekerja muda, karena fenomena perpindahan pekerjaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perpindahan pekerjaan, termasuk persepsi dukungan organisasi, kompensasi, dan peluang pengembangan karir, dan untuk mengidentifikasi peran mediasi kepuasan kerja. Kuesioner dibagikan kepada karyawan di seluruh Indonesia sebagai bagian dari metodologi kuantitatif penelitian ini. Memanfaatkan program SmartPLS, pendekatan PLS-SEM digunakan untuk pengolahan data. Kepuasan kerja dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh persepsi dukungan organisasi, kompensasi, dan pengembangan karir, menurut hasil penelitian. Hipotesis penelitian memperkirakan bahwa perpindahan pekerjaan akan dipengaruhi secara negatif oleh ketiga faktor tersebut, namun yang terjadi justru sebaliknya. Lebih jauh lagi, bertentangan dengan ekspektasi, Kepuasan Kerja memfasilitasi Job Hopping. Arah pengaruh positif dapat diberikan oleh kepuasan kerja sebagai variabel mediasi antara persepsi dukungan organisasi, kompensasi, dan pengembangan karir dan perpindahan pekerjaan. Kebahagiaan kerja dapat ditingkatkan dengan dukungan organisasi, remunerasi, dan pertumbuhan karir, menurut hasil penelitian ini. Namun demikian, ada situasi di mana peningkatan kepuasan kerja dapat mempunyai efek sebaliknya, yaitu mengurangi perpindahan pekerjaan dan berpotensi meningkatkannya.