Fahmi Fahmi
universitas matlaul anwar banten

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN METODE TEOREMA BAYES PADA SISTEM PAKAR DIAGNOSIS MASALAH GIZI PADA BALITA DI UPT PUSKESMAS KECAMATAN MENES Fahmi Fahmi; Sri Setiyowati; Andrianto Heri Wibowo
TEKNOTIKA Vol. 5 No. 2 (2026): volume 5 nomor 2 tahun 2026
Publisher : Fakultas Teknologi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi pada balita masih menjadi perhatian serius di Indonesia, termasuk di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. Di UPT Puskesmas Kecamatan Menes, data menunjukkan dinamika kasus stunting, gizi kurang, dan gizi buruk dalam tiga tahun terakhir. Proses diagnosis masalah gizi pada balita yang masih dilakukan secara manual menjadi kendala, karena masyarakat belum sepenuhnya memahami pentingnya pengukuran gizi dan upaya pencegahannya. Untuk mengatasi hal ini, peneliti membuat sistem pakar diagnosis masalah gizi pada balita dengan metode teorema bayes. Penelitian ini bertujuan membantu tenaga medis dan masyarakat dalam mendiagnosis masalah gizi secara cepat dan akurat. Penelitian dilakukan selama satu bulan di UPT Puskesmas Menes, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi literatur. Metode perhitungan yang digunakan dalam sistem ini yaitu menggunakan metode teorema bayes yang berfungsi untuk menghitung probabilitas terjadinya stunting, gizi kurang, dan gizi buruk berdasarkan data gejala yang dimasukkan pengguna. Dalam hasil akhir sistem menunjukan nilai probabilitas sebesar 0,52 atau 52% bahwa Kemungkinan balita mengalami stunting. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan diagnosis awal secara efektif. Sistem ini dirancang dengan pendekatan perancangan terstruktur, yang meliputi Flow of Document (FOD), Flow of System (FOS), Context Diagram, Data Flow Diagram (DFD), Entity Relationship Diagram (ERD), Normalisasi, Kamus Data, serta Struktur Database. Didalam sistem ini terdapat beberapa fitur meliputi konsultasi, input data gejala, data penyakit, data aturan, data admin, pencarian, laporan diagnosis, serta informasi pencegahan. Selain itu, sistem ini menghasilkan dua jenis output, yaitu laporan hasil diagnosis untuk admin dan laporan hasil diagnosis sekaligus saran pencegahan untuk pasien. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan sistem diagnosis masalah gizi pada balita yang lebih luas dan bermanfaat ke depannya untuk masyarakat terlebih khusus untuk UPT Puskesmas Kecamatan Menes.