Hamdan Pajaya Pangestu
Universitas Sari Mutiara Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Cemaran Mikroba pada Obat, Kosmetik, Makanan, dan Lingkungan Chandrika Chandrika; Desni Rinanda Silitonga; betharina Br Tarigan; Angel Ronauli Siahaan; Hamdan Pajaya Pangestu; Iche Oktaviany BR Damanik; Julpinter Harefa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Evaluasi cemaran mikroba pada makanan, obat, kosmetik, dan lingkungan melalui pendekatan narrative review menunjukkan bahwa kontaminasi mikrobiologis masih menjadi isu penting dalam menjamin keamanan produk dan kesehatan masyarakat. Berbagai jurnal melaporkan adanya mikroorganisme patogen seperti Escherichia coli, Salmonella sp., Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, dan Candida albicans yang ditemukan pada sampel makanan, kosmetik, maupun obat. Pada produk makanan, cemaran mikroba sering muncul akibat proses produksi dan penyimpanan yang kurang higienis, sehingga berpotensi menimbulkan keracunan pangan. Sementara itu, pada kosmetik, terutama produk tester, tingkat kontaminasi cukup tinggi dan dapat menyebabkan iritasi atau infeksi kulit. Obat-obatan juga berisiko mengalami penurunan efektivitas bila terkontaminasi, sehingga pengawasan mutu melalui standar Good Manufacturing Practice (GMP) dan uji sterilitas menjadi sangat penting. Lingkungan produksi, termasuk udara, air, dan peralatan, terbukti menjadi sumber utama kontaminasi silang yang memengaruhi kualitas produk akhir. Tujuan: Tujuan utama dari evaluasi ini adalah memastikan keamanan, kualitas, serta perlindungan konsumen melalui penerapan standar higienitas dan regulasi yang ketat .Metode: Metode literatur yang digunakan secara narrative review / unsystematic review tinjauan lebih deskriptif, naratif, dan subjektif, sering digunakan untuk ulasan umum. Hasil penelitian: menunjukkan adanya pertumbuhan koloni bakteri pada sampel. Beberapa sampel menunjukkan ALT melebihi standar BPOM (koloni/gram). Kesimpulan : Dari hasil kajian literatur ini, dapat disimpulkan bahwa pengendalian cemaran mikroba harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari bahan baku hingga distribusi, dengan penerapan metode uji mikrobiologi seperti Total Plate Count (ALT/TPC)