Ahmad Rifandi
Universitas Islam Nusantara, Bandung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran Matematika di SMK KP Baleendah: Suatu Studi Kasus tentang Mutu Pembelajaran Winda Wulandari; Ahmad Rifandi
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni- Juli 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i4.8401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu pembelajaran matematika di SMK KP Baleendah melalui pendekatan studi kasus kualitatif. Fokus penelitian diarahkan pada lima aspek utama, yaitu keterampilan mengajar guru, kejelasan tujuan dan standar pembelajaran, kesesuaian beban belajar, keterbukaan guru terhadap siswa, serta penerapan prinsip kebebasan belajar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu pembelajaran matematika secara umum berada pada kategori baik, terutama dalam aspek kejelasan penyampaian materi, kesesuaian tujuan pembelajaran dengan Kurikulum Merdeka, serta interaksi yang terbuka antara guru dan siswa. Namun demikian, pembelajaran masih menghadapi beberapa keterbatasan, seperti dominasi pendekatan prosedural, keterbatasan penggunaan media berbasis teknologi, serta minimnya penerapan soal berbasis masalah nyata. Selain itu, praktik diferensiasi pembelajaran dan penerapan prinsip kebebasan belajar belum berjalan secara konsisten di semua tingkat kelas. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan mutu pembelajaran matematika di pendidikan vokasi tidak hanya bergantung pada perencanaan kurikulum, tetapi juga pada kualitas implementasi pembelajaran yang kontekstual, adaptif, dan berpusat pada siswa. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pada integrasi konteks dunia kerja, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif untuk meningkatkan relevansi dan efektivitas pembelajaran matematika di SMK.
Implementation of the Strengthening the Pancasila Student Profile Project (P5) on Character Development of Elementary School Students Toni Norman Hanafi; Ahmad Rifandi
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 Juni (2025): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v7i1.1532

Abstract

This study aims to explore how the Strengthening the Pancasila Student Profile Project (P5) is implemented and the extent of its influence on character development among elementary school students. The research focused on two schools in Bandung Regency, namely SDN Cingcin 1 Soreang and SDN Majalaya 05, which have adopted the P5 project under the framework of the Merdeka Curriculum. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through observations, interviews, document analysis, and questionnaires. The participants of this study included teachers, students, and school principals. The findings revealed that the implementation of the P5 project at both schools consisted of three main stages: project planning based on local themes, the execution of collaborative activities, and reflective evaluation. These project activities made significant contributions to fostering the six-character dimensions of the Pancasila Student Profile, particularly in cultivating independence, collaboration, tolerance, and environmental awareness. Nevertheless, several obstacles were identified, such as teachers’ limited understanding of the P5 concept and insufficient supporting facilities for project implementation. Overall, the P5 project has proven to be an effective approach for instilling character values in elementary school students. Therefore, this study recommends improving teachers’ competencies and strengthening collaboration between schools and communities to optimize the implementation of the P5 project.