Karisma Silviana
Universitas Islam Nusantara, Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Penguatan Kompetensi Digital Guru dalam Digitalisasi Administrasi Sekolah: Studi Kasus Berbasis PDCA di Sekolah Menengah Kejuruan Karisma Silviana; Deti Rostini
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni- Juli 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i4.8572

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penguatan kompetensi digital guru dalam mendukung digitalisasi administrasi sekolah melalui kerangka PDCA (Plan–Do–Check–Act) di SMK Al Munawwarah Karang Tengah dan SMKN 1 Cianjur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multisitus. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penguatan kompetensi digital guru di kedua sekolah memiliki karakteristik yang berbeda. SMK Al Munawwarah Karang Tengah masih menunjukkan pola pengelolaan yang bersifat reaktif, administratif, dan bergantung pada individu tertentu (digital dependency) dalam pelaksanaan digitalisasi administrasi sekolah. Sebaliknya, SMKN 1 Cianjur menunjukkan pendekatan yang lebih sistematis melalui perencanaan berbasis kebutuhan, budaya kolaboratif, evaluasi reflektif, dan tindak lanjut berkelanjutan. Temuan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi administrasi sekolah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh kepemimpinan digital, budaya organisasi kolaboratif, pembelajaran organisasi, dan pengembangan profesional guru yang berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital sekolah pada dasarnya merupakan proses perubahan organisasi pendidikan yang memerlukan penguatan kapasitas kelembagaan secara sistematis dan adaptif.