Adee M. Ilham
Universitas Indonesia, Depok, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Winning the Market Volatility: Peran Modal Psikologis sebagai Mediator dalam Hubungan antara Penetapan Tujuan dan Performa Kerja Positif pada Karyawan Sales Perusahaan Garmen Adee M. Ilham; Debora Eflina Purba
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni- Juli 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i4.9196

Abstract

Karyawan sales di industri garmen menghadapi tekanan kerja yang semakin tinggi akibat persaingan pasar, target penjualan yang ketat, dan tuntutan untuk menjaga hubungan dengan pelanggan. Dalam konteks tersebut, performa kerja positif tidak hanya ditentukan oleh kejelasan penetapan tujuan, tetapi juga oleh sumber daya psikologis yang dimiliki karyawan. Penelitian ini menguji peran modal psikologis sebagai mediator dalam hubungan antara penetapan tujuan dan performa kerja positif pada karyawan sales perusahaan garmen. Penelitian menggunakan desain kuantitatif non-eksperimental dengan pendekatan cross-sectional. Partisipan berjumlah 135 karyawan sales yang diperoleh melalui convenience sampling. Penetapan tujuan diukur menggunakan skala 16 item, modal psikologis menggunakan PCQ-24, dan performa kerja positif menggunakan item task performance dan contextual performance dari IWPQ. Data dianalisis menggunakan reliabilitas internal, statistik deskriptif, korelasi Pearson, regresi linear, dan analisis mediasi dengan Jamovi. Hasil menunjukkan bahwa penetapan tujuan berhubungan positif dengan modal psikologis dan performa kerja positif. Modal psikologis juga berhubungan positif dengan performa kerja positif. Analisis mediasi menunjukkan bahwa modal psiklogis memediasi secara parsial hubungan antara penetapan tujuan dan performa kerja positif. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik penetapan tujuan yang terstruktur perlu diimbangi dengan penguatan modal psikologis agar karyawan sales dapat menampilkan perilaku kerja positif secara lebih konsisten.