Anansadino Farhan Lazuardi
Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Layanan Ketenagakerjaan Digital melalui Perspektif New Public Service: Studi pada Goker Wangi Kabupaten Banyuwangi Anansadino Farhan Lazuardi; Bintoro Wardiyanto; Erna Setijaningrum; Falih Suaedi
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni- Juli 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i4.9199

Abstract

Meningkatnya perkembangan digitalisasi pada bidang administrasi publik dalam penyelenggaraan pemerintahan mendorong pemerintah menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Pada sektor ketenagakerjaan, transformasi tersebut diwujudkan melalui inovasi layanan berbasis teknologi informasi yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Sejalan dengan paradigma New Public Service (NPS), Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengembangkan Goker Wangi (Golongan Pencari Kerja Banyuwangi) sebagai platform digital yang memfasilitasi akses informasi lowongan kerja dan mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Goker Wangi dalam perspektif New Public Service. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Goker Wangi mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi ketenagakerjaan, memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha, serta mendorong pelayanan yang lebih responsif. Namun, implementasi nilai-nilai New Public Service belum sepenuhnya optimal, terutama pada aspek partisipasi masyarakat dalam evaluasi layanan, akuntabilitas yang berorientasi pada outcome, dan mekanisme penilaian kinerja berbasis pengalaman pengguna. Keberhasilan transformasi layanan ketenagakerjaan digital bergantung pada kemampuan pemerintah mengintegrasikan prinsip-prinsip New Public Service untuk menciptakan public value yang berkelanjutan.