Oprasetya Fajar Thorifa'i
Universitas Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengkaji Kebijakan Pembatasan Usia Pernikahan dan Kaitannya Dengan Dispensasi Pernikahan Oprasetya Fajar Thorifa'i; Muhammad Rayhan Syauqii; Laula Khairun Nisa; Fuad Abdulgani; Teuku Fahmi
Nengah Nyappur Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v4i1.71

Abstract

Pernikahan dini menjadi salah satu fenomena sosial sekaligus masalah yang harus dihadapi serta harus segera diselesaikan. Dalam upaya menyelesaikan masalah tersebut, pemerintah memberlakukan pembatasan usia pernikahan. Namun dalam pelaksanaannya, pemerintah sendiri memberikan kelonggaran kelonggaran berupa pengajuan dispensasi pernikahan. Berdasarkan latar belakang tersebut, artikel ini disusun untuk mengkaji kebijakan pembatasan usia pernikahan dan kaitannya dengan dispensasi pernikahan. Jenis data yang digunakan dalam pengabdian ini adalah jenis data sekunder, Tujuan analisis data sekunder,yaitu untuk menggali dan menemukan permasalahan (pertanyaan) pengabdian baru serta menguji kebenaran hasil pengabdian terdahulu. Dalam menggunakan analisis data sekunder peneliti harus memperhatikan kualitas data yang akan digunakan Dikeluarkannya kebijakan dispensasi pernikahan, nyatanya mengurangi efektivitas dibentukknya undang undang pembatasan usia perkawinan, namun apabila dilihat lebih dalam, pernikahan usia dini terjadi karena maraknya fenomena hamil diluar nikah, maka menikah menjadi jalan satu satunya. Maka upaya yang dapat dilakukan diantaranya penyediaan pendidikan formal yang dapat memadai, pemberdayaan peran keluarga dalam mencegah dan memahami bahaya dari perkawinan usia dini, peningkatan peran dari pemerintah, & Menciptakan kondisi kesetaraan gender.
Dinamika Adaptasi Sosial pada Mahasiswa yang Bekerja Paruh Waktu Oprasetya Fajar Thorifa'i; Handi Mulyaningsih
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 5 No. 1 (2025): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v5i1.1678

Abstract

Fenomena mahasiswa yang bekerja paruh waktu semakin meningkat sebagai respons terhadap kebutuhan ekonomi, kondisi ekonomi keluarga, keinginan hidup mandiri, dan pengembangan diri. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dinamika adaptasi sosial mahasiswa yang bekerja paruh waktu dalam menjalankan peran ganda sebagai mahasiswa dan pekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, berfokus pada pengalaman subjektif mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung yang bekerja paruh waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa melewati tahapan adaptasi mulai dari antusiasme pada pengalaman kerja, menghadapi tekanan akademik dan pekerjaan, hingga menemukan pola manajemen waktu untuk menyeimbangkan kedua peran. Faktor pendorong adaptasi meliputi  motivasi internal, manajemen waktu dan skala prioritas, dan dukungan sosial, sedangkan faktor penghambat berupa keterbatasan waktu, kelelahan fisik, beban akademik yang menumpuk, dan perbedaan budaya dan norma. Penelitian ini juga menemukan dugaan kecenderungan workaholism pada mahasiswa pekerja, yang berdampak pada penurunan fokus akademik dan kesehatan jika tidak diimbangi dengan pengelolaan diri yang baik. Temuan ini menegaskan pentingnya kemampuan adaptasi sosial mahasiswa agar dapat menjaga keseimbangan antara studi dan pekerjaan sehingga kedua peran dapat dijalankan dengan baik.