Reza Anggapratama
Program Studi Manajemen Ritel, Fakultas Ekonomi, Universitas Bojonegoro

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendampingan Pencatatan Laporan Keuangan Sederhana Bagi UMKM Kerupuk Micin Di Desa Campurejo Kabupaten Bojonegoro Reza Anggapratama; Rina Sulistyowati; Kustaji Kustaji; Fauzian Noor; Muhammad Rizqi Agustino; Sofie Shalzabilla Meta Firanka; Esti Nur Fadilla
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juli 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/vkvq1w89

Abstract

UMKM Kerupuk Micin Bu Tutik di Desa Campurejo, Kabupaten Bojonegoro, menghadapi berbagai tantangan, termasuk belum optimalnya pencatatan laporan keuangan serta minimnya literasi keuangan sederhana. Pelaku UMKM masih mengalami kesulitan dalam memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta belum memahami pentingnya pencatatan keuangan untuk pengembangan bisnis secara berkelanjutan. Permasalahan ini penting untuk diatasi karena pencatatan keuangan yang baik merupakan dasar dalam pengambilan keputusan usaha dan akses terhadap pembiayaan. Metode pengabdian dilakukan secara langsung di lokasi UMKM Kerupuk Micin Bu Tutik melalui pendekatan edukatif berupa pelatihan, pendampingan, dan simulasi pencatatan keuangan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya pencatatan keuangan serta kemampuan dalam memisahkan antara keuangan pribadi dan usaha. Pelaku UMKM juga mulai menerapkan pencatatan harian yang lebih sistematis. Hasil ini penting sebagai langkah awal dalam memperkuat kapasitas manajerial UMKM menuju usaha yang lebih berkelanjutan dan profesional.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Digital Marketing Untuk Meningkatkan Akses Pasar Bagi BUMDES Berkaho Pungpungan Kabupaten Bojonegoro Kustaji Kustaji; Reza Anggapratama; Dwi Irnawati; Muhammad Rizqi Agustino; Fauzian Noor; Sova Selviana
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Mei 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i3.863

Abstract

BUMDes Berkaho di Desa Pungpungan, Kabupaten Bojonegoro, menghadapi tantangan dalam memperluas akses pasar karena keterbatasan strategi pemasaran yang masih bersifat konvensional. Kondisi ini menjadi alasan penting dilakukannya program pengabdian masyarakat dengan fokus pada pemanfaatan digital marketing untuk meningkatkan daya saing dan jangkauan pasar produk BUMDes. Metode pengabdian dilaksanakan melalui lima tahapan utama, yaitu persiapan, sosialisasi dan edukasi, pelatihan teknis, pendampingan implementasi, serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengurus BUMDes dalam memanfaatkan media sosial, marketplace, dan konten digital sebagai sarana promosi. Selain itu, terjadi peningkatan keterlibatan masyarakat dalam pemasaran digital serta terbentuknya tim khusus yang mengelola akun digital BUMDes. Kesimpulannya, program ini berkontribusi signifikan dalam memperkuat kapasitas BUMDes dan memberikan dampak positif bagi pemberdayaan ekonomi lokal.
Assistance in the Preparation of Simple Financial Statements for the Karang Taruna of Rahayu Village, Tuban Regency Reza Anggapratama; Rina Sulistyowati; Kustaji Kustaji; Fauzian Noor; Muhammad Rizqi Agustino; Esti Nur Fadila
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Mei 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i3.1139

Abstract

This community service program aims to strengthen the capacity of the Karang Taruna of Rahayu Village, Tuban Regency, in preparing simple financial statements in a transparent and accountable manner. The activity was initiated due to limited financial literacy and the absence of systematic financial recording, which potentially hindered organizational accountability and sustainability. Proper financial administration is essential to enhance public trust and support effective youth organizational governance at the village level. The program was implemented through several stages, including needs assessment and coordination, socialization and basic financial education, technical training on simple bookkeeping, mentoring, and evaluation. Training materials focused on recording cash inflows and outflows, preparing a general cash book, organizing transaction evidence, and compiling activity accountability reports. A participatory and practice-based approach was applied to ensure that participants could directly implement the acquired knowledge. The results indicate improved understanding and skills among administrators in preparing structured financial reports. Participants demonstrated greater competence in financial recording and documentation. This program contributes to strengthening institutional governance and promoting sustainable and accountable financial management practices within the Karang Taruna organization.
Pendampingan dan Peningkatan Kapasitas Industri Kecil Menengah (IKM) Melalui Kurasi Produk Muhammad Rizqi Agustino; Reza Anggapratama; Dwi Irnawati; Kustaji Kustaji
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Juli 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i4.1251

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kabupaten Bojonegoro melalui pendampingan kurasi produk. Program melibatkan 69 pelaku IKM dari sektor kerajinan, batik, makanan, rajut, kulit, batu alam, dan desain pakaian. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi kualitas kemasan yang rendah, branding dan storytelling produk yang lemah, serta keterbatasan pemahaman pasar. Metode yang digunakan bersifat partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pelatihan, konsultasi, pendampingan, kurasi produk, evaluasi, dan fasilitasi akses pasar. Pendampingan dilakukan dengan coaching, mentoring, workshop, dan learning by doing. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kualitas produk, terutama pada desain kemasan, identitas merek, dan narasi produk. Hasil kurasi mencatat 16 IKM berkategori sangat baik, 44 memerlukan perbaikan minor, dan 9 masih membutuhkan pendampingan lanjutan. Program ini terbukti efektif meningkatkan daya saing IKM secara berkelanjutan.