Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HerbaNomics : Pemberdayaan Perempuan melalui Inovasi Minuman Rempah Kekinian Berbasis TOGA Krisnawati Setyaningrum Nugraheni; Dyah Palupiningtyas; Ambar Dwi Erawati; Khanea Biru Setiawan; Aditya Linggar Pramudya
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.991

Abstract

Program HerbaNomics bertujuan memberdayakan perempuan di Perumahan Green Semesta RT 02 RW 04, Kelurahan Wates, Semarang melalui pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) menjadi produk minuman rempah kekinian. Data BPS Kota Semarang (2023) menunjukkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) perempuan menurun 1,09% sementara IPM laki-laki meningkat 0,61%, mengindikasikan kesenjangan gender dalam pembangunan ekonomi. Program dilaksanakan dengan melibatkan 20 ibu-ibu PKK melalui metode pelatihan, workshop, dan pendampingan intensif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan mitra dengan rata-rata 93. Program menghasilkan 5 varian produk minuman rempah kekinian (Creamy Beras Kencur, Bubble Gum Rempah, Es Telang Coco, Jahe Latte, dan Sarabba Latte) dengan 80% peserta menguasai minimal 3 varian produk. Peningkatan growth mindset dan kepercayaan diri berwirausaha terlihat dengan berminat melanjutkan usaha. Program berkontribusi pada SDGs Goal 3, 5, 8, dan 12, mendukung IKU 2 dan 5, Asta Cita poin 3 dan 4, serta RIRN fokus pengentasan kemiskinan dan pengembangan UMKM.
RempahRise: Transforming TOGA into a Modern Herbal Drink Business Based on a Women's Community Krisnawati Setyaningrum Nugraheni; Dyah Palupiningtyas; Aletta Dewi Maria; Khanea Biru Setiawan
Jurnal Kabar Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus: JURNAL KABAR MASYARAKAT
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jkb.v4i3.4354

Abstract

Community empowerment through the utilization of medicinal family plants (TOGA) presents a strategic opportunity to enhance women's economic independence in Indonesia. This community service program, RempahRise, aims to transform TOGA cultivation into modern herbal beverage products within the PKK RW 04 community group at Green Semesta Housing, Ngaliyan District, Semarang. The program employed a participatory action approach across five implementation stages: community observation and needs mapping, herbal beverage processing training, packaging and branding workshop, business management training, and monitoring and evaluation. A total of 20 participants were involved over approximately three months. Pre-test and post-test measured competency improvements across five aspects: TOGA knowledge, processing skills, packaging and branding understanding, digital marketing, and entrepreneurial mindset. Results indicated a mean score increase from 50 to 84.4, reflecting an average improvement of ~68.8%. The highest gain was in processing skills (~88.9%), while the lowest was in TOGA knowledge (~57.7%). Four herbal beverage variants were developed: Es Telang Coco, Sparkling Ginger Pandan, Ginger Latte Rempah Creamy, and Serai Clove Spice Brew, each accompanied by documented SOPs, food-grade packaging, and an active community brand identity with social media presence. Participant satisfaction reached approximately 85%. The program contributes to SDGs Goals 3, 5, 8, and 12, and demonstrates that structured community empowerment can effectively bridge TOGA's potential with women's economic participation.