Nina Rosalina
Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan, Universitas Samudra

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Distribusi Obat Esensial sebagai Mitigasi Dampak Kesehatan Pascabanjir Ismi Zatya; Nina Rosalina; Darmiyanti Darmiyanti; Nasib Maruba M; Nazhirah Raseuki Putri
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Juli 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i4.1175

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Seuneubok Baro, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, untuk mengatasi keterbatasan akses terhadap obat-obatan esensial dan peningkatan risiko kesehatan di kalangan masyarakat yang terdampak banjir. Kondisi lingkungan pasca banjir seringkali menyebabkan munculnya penyakit umum seperti demam, diare, infeksi saluran pernapasan, dan penyakit kulit, sementara akses terhadap layanan kesehatan dasar menjadi terbatas. Oleh karena itu, program ini mengusulkan pengadaan dan distribusi obat-obatan esensial sebagai intervensi strategis untuk mengurangi dampak kesehatan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyediakan obat-obatan esensial berdasarkan kebutuhan masyarakat dan memastikan distribusinya yang efektif dan tepat sasaran. Metode yang digunakan melibatkan beberapa tahapan, termasuk koordinasi dengan pemangku kepentingan lokal, identifikasi kebutuhan kesehatan masyarakat, pengadaan obat-obatan, dan distribusi langsung dengan dukungan tenaga kesehatan dan pemerintah desa. Hasil menunjukkan bahwa program tersebut berhasil dilaksanakan, dengan obat-obatan didistribusikan secara terorganisir dan tepat sasaran, berkontribusi pada peningkatan akses terhadap layanan kesehatan dasar dan mencegah memburuknya kondisi kesehatan. Kesimpulannya, program ini secara efektif mendukung mitigasi kesehatan pasca bencana dan pemulihan masyarakat melalui intervensi kolaboratif dan responsif.