Laurensia Yunita
Program Studi Sarjana Kebidana, Fakultas Kesehatan, Universitas Sari Mulia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Kesiapan Ibu Hamil Dalam Melaksanakan Pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital Pada Bayi Baru Lahir di Puskesmas Haur Gading Yeni Hartati; Laurensia Yunita; Zulliati Zulliati; Frani Mariana
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 4 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i4.637

Abstract

Latar Belakang: Hipotiroid kongenital (HK) adalah kondisi serius yang dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan fisik dan mental permanen jika tidak terdeteksi sejak dini. Dengan prevalensi 1:2000–1:3000 kelahiran, HK berisiko menurunkan kualitas hidup anak. Skrining hipotiroid kongenital (SHK) pada bayi baru lahir sangat penting untuk mencegah dampak tersebut, namun keberhasilannya bergantung pada kesiapan ibu hamil dalam menjalankannya, termasuk pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan akses layanan kesehatan. Tujuan: Menilai kesiapan ibu hamil dalam melaksanakan SHK di Puskesmas Haur Gading. Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan sampel ibu hamil yang mengunjungi Puskesmas Haur Gading. Data dikumpulkan melalui checklist yang mencakup pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan akses layanan kesehatan, lalu dianalisis secara kuantitatif. Hasil: Mayoritas responden berusia 26–35 tahun (53%), primipara (43%), berpendidikan SMA (47%), dan ibu rumah tangga (77%). Sebanyak 84% mendapatkan informasi dari tenaga kesehatan, namun hanya 30% dari sumber lain. Pengetahuan tentang HK dan SHK cukup baik (73%), tetapi kesadaran risiko masih rendah (67%). Dukungan keluarga kurang (57%), dan fasilitas SHK masih terbatas (57%). Secara keseluruhan, 47% ibu hamil kurang siap melaksanakan SHK. Simpulan: Kesiapan ibu hamil dalam melaksanakan SHK masih rendah. Peningkatan edukasi, dukungan keluarga, dan akses layanan kesehatan diperlukan untuk mencegah dampak serius HK.
Pengaruh Edukasi Pengisian Mandiri Buku KIA Melalui Video Terhadap Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Pengisian Buku KIA di Puskesmas Haur Gading Erma Yuli Astuti; Laurensia Yunita; Yuni Riska Nur Fariana; Ika Avrilina Haryono
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 4 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i4.638

Abstract

Latar Belakang: Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, menempati posisi kedua AKI tertinggi dengan 241 kematian pada 2022 (Dinkes, 2023), jauh dari target SDGs sebesar 70 per 100.000 kelahiran hidup. Tingginya AKI disebabkan oleh pendarahan pascapersalinan, komplikasi kehamilan, dan rendahnya kepatuhan ibu hamil mengisi buku KIA. Buku KIA memiliki peran penting untuk memantau kesehatan ibu dan janin serta mendeteksi dini komplikasi. Tujuan: mengetahui pengaruh edukasi pengisian mandiri buku KIA melalui video terhadap kepatuhan ibu hamil dalam pengisian buku KIA. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian True experimental untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap kepatuhan Ibu dalam pengisisan buku KIA. Rancangan eksperimen yang digunakan adalah Pretest Posttest with Control Group Design. Hasil: Sebelum diberikan edukasi, tidak ada satupun responden yang patuh baik pada kelompok kontrol ataupun intervensi. Sesudah diberikan edukasi pengisian mandiri buku KIA melalui video menunjukkan peningkatan kepatuhan pada kelompok intervensi. Secara statistik tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara kedua kelompok, namun adanya edukasi melalui video dapat meningkatkan 5 kali lipat kepatuhan responden. Simpulan: Pemberian edukasi dapat meningkatkan kepatuhan ibu dalam melakukan pengisian buku KIA.